Prakondisi Sertifikasi Guru 2017 dengan pola PLPG

$alt
Pada tahun 2017, pola sertifikasi guru masih menggunakan pola Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG).

Guru sebagai ujung tombak pendidikan memiliki dua peran, yakni sebagai pendidik dan pengajar. Sebagai pendidik, guru memiliki tanggung jawab untuk membina dan mengarahkan peserta didik menjadi manusia yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia. Sebagai pengajar, guru harus dapat menguasai bahan ajar yang diampu dan keterampilan mengajar di kelas agar materi pembelajaran dapat diterima peserta didik dengan baik. Kedua kompetensi ini, baik pedagogik (sebagai pendidik) maupun profesional (sebagai pengajar) harus sama-sama dikuasai oleh setiap guru.

Untuk menunjang kualitas guru, maka kementrian menyiapkan program Sertifikasi Guru Melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru. Tahun ini, kegiatan sertifikasi guru tahun 2017 dilaksanakan dengan kurikulum baru. Sementara itu, pola sertifikasi guru masih menggunakan pola Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG). Peserta yang mengikuti PLPG 2017, terbagi menjadi dua kriteria. Pertama adalah peserta tahun 2016 yang tidak lulus UTN atau yang nilainya belum mencapai 80, dan yang kedua adalah  peserta baru yang masuk dalam kuota tahun 2017. Para peserta PLPG 2017 akan mendapatkan pembekalan dalam tahap prakondisi selama tiga bulan.

Teknis Prakondisi PLPG

Selama tiga bulan mengikuti tahap prakondisi PLPG, peserta harus mempersiapkan diri secara mandiri dengan dua sumber belajar berupa modul penunjang. Modul penunjang yang menjadi bacaan wajib peserta meliputi modul kompetensi pedagogik dan modul kompetensi profesional. Untuk guru SD peserta PLPG 2017, ada lima modul kompetensi profesional yang dapat dipilih sesuai mata pelajaran/bidang keahlian masing-masing, yaitu bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, dan pendidikan kewarganegaraan. Setiap modul dapat diunduh oleh peserta dengan format pdf.

Selama tahap prakondisi, peserta akan mendapatkan dua model pembekalan, meliputi:

1. On (pembekalan materi secara online)

Pembekalan materi secara online dilaksanakan selama dua bulan. Setiap peserta mendapatkan seorang instruktur pendamping dari LPTK Rayon/Subrayon yang akan mendampingi secara online, melalui e-mail, dan melalui media sosial.

2. In (pembekalan materi secara tatap muka)

Pembekalan materi secara tatap muka langsung dilaksanakan selama 100 jam pelajaran (JP). Kegiatan yang dilakukan dalam moda In ini meliputi: laporan hasil pembekalan, pendalaman materi, workshop, peer teaching, dan ujian akhir PLPG.

Selain mengikuti pembekalan materi secara menyeluruh, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh peserta PLPG selama tahap prakondisi. Berikut kewajiban-kewajiban peserta PLPG 2017 selama tahap prakondisi.

  1. Membuat laporan kemajuan sebanyak empat kali sesuai format yang ditentukan. Laporan kemajuan tersebut dievaluasi secara formatif oleh instruktur pendamping.
  2. Mengirimkan laporan kemajuan yang telah dibuat kepada instruktur pendamping. Pengiriman laporan kemajuan dapat dilakukan secara langsung maupun online melalui Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) atau media sosial.
  3. Membuat laporan hasil pembekalan atau laporan prakondisi sebagai laporan akhir sesuai format yang telah ditentukan. Laporan akhir tersebut diserahkan pada saat registrasi di lokasi PLPG.


Klik pada link untuk download Modul Pembekalan PLPG 2017

  1. Modul PLPG 2017 Kompetensi Pedagogik Guru SD
  2. Modul PLPG 2017 Kompetensi Profesional Guru SD BAHASA-INDONESIA
  3. Modul PLPG 2017 Kompetensi Profesional Guru SD ILMU-PENGETAHUAN-ALAM
  4. Modul PLPG 2017 Kompetensi Profesional Guru SD ILMU-PENGETAHUAN-SOSIAL
  5. Modul PLPG 2017 Kompetensi Profesional Guru SD MATEMATIKA
  6. Modul PLPG 2017 Kompetensi Profesional Guru SD PEND-KEWARGANEGARAAN

Related Artikel