Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

$alt
Pemerintah melalui Kemendikbud mencanangkan program Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah.

Pada hakikatnya, pendidikan bukan hanya memberikan ilmu pengetahuan yang mengasah intelektual. Pendidikan juga harus menciptakan generasi berkarakter yang tercermin pada perilaku baik seseorang dalam kehidupannya. Maka dari itu, pemerintah melalui Kemendikbud mencanangkan program Penguatan Pendidikan Karakter atau PPK di sekolah. PPK yang dikeluarkan Kemendikbud merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo. Program PPK diharapkan mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia sebagai pondasi pembangunan bangsa serta untuk menghadapi kondisi degradasi moral, etika, dan budi pekerti.

Metode Pelaksanaan PPK di Sekolah

Basis gerakan penguatan pendidikan karakter sebenarnya berawal dari rumah dan keluarga, karena pendidikan karakter sangat berguna untuk membentuk kepribadian anak. Selain di rumah, pendidikan karakter juga harus diterapkan di sekolah dan lingkungan sosial. Pada tahun 2017 Kemendikbud menargetkan sebanyak 1.626 sekolah sebagai target rintisan PPK yang akan memberikan dampak positif terhadap 9.830 sekolah lainnya. Pada tahun 2020, diharapkan target implementasi PPK pada seluruh sekolah di Indonesia dapat terwujud.

Untuk menciptakan program PPK di sekolah, perlu adanya kerja sama antara guru dan kepala sekolah untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan pembelajaran. Tugas guru adalah mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas serta mampu mengelola manajemen kelas agar program PPK dapat terwujud. Tugas kepala sekolah adalah mendesain budaya sekolah yang menjadi ciri khas dan keunggulan sekolah tesebut. Sekolah juga harus menjadi motor penggerak PPK yang melibatkan peran publik dengan tujuan meningkatkan peran orang tua dan masyarakat untuk menerapkan pendidikan karakter pada anak.

Implementasi Program PPK di Sekolah

Pelaksanaan program PPK berfokus pada struktur yang sudah ada dalam sistem pendidikan nasional yakni  program kurikulum dan kegiatan yang berbasis pada kelas, budaya sekolah, dan masyarakat. Adapun program PPK berbasis kelas, meliputi kegiatan berikut.

  1. Integrasi dalam mata pelajaran.
  2. Optimalisasi muatan lokal.
  3. Manajemen kelas.

Untuk program PPK berbasis budaya sekolah, meliputi kegiatan berikut.

  1. Pembiasaan nilai-nilai dalam keseharian sekolah.
  2. Branding sekolah.
  3. Keteladanan pendidik.
  4. Ekosistem sekolah.
  5. Norma, peraturan, dan tradisi sekolah.

Untuk program PPK berbasis masyarakat, melibatkan tokoh-tokoh berikut.

  1. Orang tua dan komite sekolah.
  2. Pelaku dunia usaha.
  3. Akademisi.
  4. Pegiat pendidikan.
  5. Pelaku seni, budaya, bahasa, dan sastra.
  6. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Adapun hasil yang diharapkan dengan adanya program PPK adalah sebagai berikut.

  1. Kemampuan olah pikir, yakni individu yang memiliki keunggulan akademis sebagai hasil pembelajaran dan pembelajar sepanjang hayat.
  2. Kemampuan olah hati, yakni individu yang memiliki kerohanian mendalam, beriman, dan bertakwa.
  3. Kemampuan olah rasa dan karsa, yaitu individu yang memiliki integritas moral, rasa berkesenian, dan berkebudayaan.
  4. Kemampuan olah raga, yaitu individu yang sehat dan mampu berpartisipasi aktif sebagai warga negara.

Untuk memudahkan guru dalam mengimplementasikan program PPK, berikut simulasi model implementasi PPK yang dapat diterapkan guru selama di lingkungan sekolah.

  1. Kegiatan pembiasaan yang meliputi upacara bendera setiap Senin, apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu nasional, berdoa bersama, dan kegiatan literasi.
  2. Kegiatan intra-kurikuler yakni proses belajar mengajar.
  3. Kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler disesuaikan dengan bakat dan minat siswa yang dilakukan dengan bimbingan guru/pelatih serta melibatkan orang tua dan masyarakat.
  4. Kegiatan pembiasaan untuk menutup kegiatan sekolah dengan refleksi, menyanyikan lagu daerah, dan berdoa bersama. 

Related Artikel


....

08 August 2017 | 09:41:43 | = 297

Guru Melek Teknologi Itu Penting!
....

05 July 2017 | 15:57:54 | = 206

Kemampuan Berbahasa sebagai Kunci Masa Depan Anak
....

20 October 2017 | 09:42:03 | = 117

Apakah Guru Boleh Memberikan Hukuman pada Siswa?