Pelaksanaan Program Pembelajaran Pengayaan

$alt
https://pixabay.com/id/siswa-sekolah-dasar-desa-laos-1177702/

Pelaksanaan pembelajaran di kelas dilakukan sesuai kurikulum. Kurikulum yang berisi Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) digunakan guru sebagai acuan dalam menyampaikan materi pelajaran. Untuk mengukur hasil ketercapaian tujuan pembelajaran, akan dilakukan penilaian menggunakan sistem Penilaian Acuan Kriteria (PAK). Siswa yang sudah mencapai kriteria ketuntasan perlu mendapat perlakuan yang berbeda dengan yang belum mencapainya. Siswa yang sudah melampaui kriteria ketuntasan dapat diberikan program pembelajaran pengayaan.

Program pembelajaran pengayaan diberikan khusus untuk siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sesuai ketentuan kurikulum sehingga tidak semua siswa memperoleh pengayaan. Program pembelajaran ini berguna untuk memfasilitasi siswa yang kemampuannya melebihi siswa lainnya untuk memaksimalkan pengetahuan dan keterampilannya. Siswa juga diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Anak yang mencapai ketuntasan kompetensi terlebih dahulu tentu memiliki sisa waktu. Sisa waktu ini akan bermanfaat jika diisi dengan program pengayaan.

Pelaksanaan program ini harus benar-benar disiapkan guru agar tujuan program pembelajaran pengayaan tercapai. Guru perlu mengidentifikasi kelebihan kemampuan belajar siswa dahulu. Selanjutnya, guru menentukan metode dan bahan pengayaan serta melaksanakannya. Guru dapat melakukan pembelajaran pengayaan dengan berbagai metode. Guru dapat memberikan bahan pengayaan yang merupakan perluasan atau perdalaman dari KD yang dipelajari. Hasil dari pengayaan biasanya cukup dinilai dengan fortofolio saja. Nilai dari pengayaan kemudian dijadikan nilai tambah untuk siswa tersebut.

Prinsip Pelaksanaan

1. Inovatif dalam Menyediakan Bahan

Guru perlu berinovasi dalam memberikan program pembelajaran pengayaan. Bahan pengayaan sebaiknya disesuaikan dengan  karakter dan lingkungan siswa. Hal ini ditujukan agar siswa dapat menerimanya dengan baik dan benar-benar bermanfaat untuk siswa.

2. Kegiatan Memperluas Pengetahuan dan Keterampilan

Keberlangsungan kegiatan pembelajaran pengayaan seharusnya sejalan dengan tujuannya. Kegiatan tersebut melibatkan beragam sumber belajar lain, menyenangkan, menarik minat siswa, dan membuat siswa semakin aktif serta menimbulkan rasa ingin tahu dalam mempelajari materi.

3. Perencanakan Metode yang Beragam

Proses perencanaan dalam pembelajaran sangatlah penting. Perencanaan dapat menentukan tingkat keberhasilan berlangsungnya pembelajaran. Untuk itu, guru sebaiknya merencanakan metode yang digunakaan dengan matang. Metode ini dapat beragam, misalnya berbasis proyek dan beragam metode lain yang menyenangkan.

Macam-Macam Program Pembelajaran Pengayaan

1. Kegiatan Ekploratori

Kegiatan ekploratori yang disajikan guru untuk siswa bersifat umum. Sajian ini dapat berupa peristiwa sejarah, penemuan, praktikum, tokoh, dan sebagainya yang tidak termuat dalam kurikulum.

2. Keterampilan Proses

Keterampilan proses diajarkan sesuai keperluan siswa agar mereka berhasil melakukan pendalaman dan investigasi terhadap materi. Keterampilan proses ini biasanya dalam bentuk pembelajaran mandiri.

3. Pemecahan Masalah

Pemecahan masalah diberikan kepada siswa dengan kemampuan belajar lebih tinggi. Pemecahan masalah ini berupa pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pendekatan penelitian ilmiah.

Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan

1. Belajar mandiri, berarti siswa akan belajar sendiri tentang suatu materi.
2. Belajar kelompok, berarti siswa berkelompok dan diberikan materi yang sama untuk dipelajari pada waktu yang sama pula.
3. Pembelajaran berbasis tema, berarti siswa mempelajari hubungan antar berbagai materi atau  disiplin ilmu yang telah dipadukan dalam sebuah tema sesuai kurikulum.
4. Pemadatan kurikulum, berarti siswa mempelajari materi atau kompetensi yang belum diketahuinya.