5 Tips Menemani Anak Belajar Menggunakan Buku Tematik Kurikulum 2013

$alt
Menemani anak belajar

Tahun ini, Kurikulum 2013 telah diterapkan di Sekolah Dasar (SD) untuk kelas  I, II, IV, dan V menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Namun, terdapat beberapa sekolah yang baru menerapkan Kurikulum 2013 di kelas I dan IV saja. Selebihnya, sekolah akan secara bertahap menerapkan Kurikulum 2013 di tiap kelas. Hal ini dilakukan sesuai dengan Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 Pasal 4 yang berbunyi, satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah dapat melaksanakan Kurikulum  Tahun 2006  paling   lama   sampai   dengan   tahun   pelajaran 2019/2020.

Sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013 akan menggunakan buku tematik kurikulum 2013 dari pemerintah sebagai pegangan utama dalam pembelajaran. Sayangnya, banyak anak yang masih kesulitan belajar menggunakan buku Kurikulum 2013 ini. Agar orang tua dapat membantu anak belajar, berikut ini 5 tips menemani anak belajar menggunakan buku tematik Kurikulum 2013.

1. Perhatikan Urutan Tema

Buku Kurikulum 2013 disajikan secara tematik. Artinya, anak akan belajar sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Untuk kelas I sampai kelas III, terdiri dari delapan buku tematik. Sementara itu, untuk kelas IV sampai kelas VI terdiri dari sembilan buku tematik. Masing-masing tema harus dipelajari secara berurutan karena beberapa materi di dalamnya saling berkaitan dan atau bergradasi. Dengan demikian, orang tua perlu mengajak anak memperhatikan urutan tema saat belajar agar pengetahuannya dapat dibangun secara berkesinambungan sehingga lebih mudah memahami materi.

2. Identifikasi Materi

Buku tematik mengintegrasikan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Penyajian mata pelajaran dihubungkan dalam kemasan tema dan subtema. Tujuannya adalah untuk menerapkan pendekatan kontekstual yang membangun logika anak terhadap suatu materi berdasarkan kasus yang anak temui sehari-hari. Orang tua bisa membantu anak menghubungkan materi tematik dengan mata pelajaran yang harus anak pelajari. Untuk itu, diperlukan kejelian orang tua dalam mengidentifikasi mata pelajaran yang sedang dipelajari oleh anak.

3. Lakukan Kegiatan

Buku tematik kurikulum 2013 yang diberikan kepada anak banyak memuat kegiatan-kegiatan yang mendukung anak untuk menjadi lebih aktif. Tak sekedar membaca, menulis, dan berhitung, di Kurikulum 2013 banyak terdapat latihan soal, praktik, dan kegiatan bersama orang tua. Saat menemani anak belajar, ajaklah anak melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Orang tua juga dapat mengajak anak mendiskusikan nilai-nilai yang didapat dalam pembelajaran juga penting dilakukan.

4. Perkaya Referensi

Minimnya materi dalam buku tematik kurikulum 2013 seringkali membuat anak kesulitan belajar. Anak memerlukan referensi yang dapat mereka gunakan untuk menambah pengetahuannya dan mengerjakan kegiatan-kegiatan yang ada di buku siswa. Hal ini tentu perlu didukung oleh orang tua dengan memperkaya referensi sesuai materi yang tengah dipelajari, baik yang dapat dibaca mandiri maupun melaui penjelasan orang tua.

5. Gunakan Media yang Asyik

Tak melulu menggunakan buku, mempelajari materi dalam Kurikulum 2013 juga dapat dilakukan menggunakan berbagai media pembelajaran. Orang tua perlu menyediakan media pembelajaran yang asyik agar anak semakin senang dalam belajar. Dengan demikian, mereka akan belajar lebih giat sehingga prestasinya dapat meningkat. Orang tua dapat mencoba menggunakan Rumah Juara sebagai media pembelajaran yang asyik karena Rumah Juara dilengkapi dengan berbagai multimedia.

 

 

Baca juga: Menjawab Kebingungan Orang Tua pada Kurikulum 2013 melalui Rumah Juara

Related Artikel