Ayo, Kita Usir si Nyamuk Nakal dengan 3M!

$alt
Eko dan Ale menjenguk Uni yang sedang terkena demam berdarah.

Teettt! Teettt! Teettt!

Suara bel masuk sekolah berbunyi dengan nyaring. Seluruh siswa kelas IV memasuki ruang kelas diikuti oleh Bu Sekar.

“Selamat pagi anak-anak. Apakah hari ini ada yang tidak masuk?” kata Bu Sekar memulai pembelajaran.

“Uni tidak masuk, Bu,” jawab Eko.

“Kenapa Uni tidak masuk? Apakah dia sakit?” tanya Bu Sekar.

“Iya, Bu. Semalam, ibu saya mendapat kabar bahwa Uni terkena demam berdarah dan harus dirawat di rumah sakit,” jawab Eko.

“Kalau begitu sepertinya Uni tidak akan masuk sekolah untuk beberapa hari. Anak-anak, saat musim penghujan seperti sekarang ini berbagai jenis penyakit sangat rentan menyerang tubuh kita, salah satunya adalah demam berdarah. Apakah ada yang tahu penyebab demam berdarah?” tanya Bu Sekar.

“Digigit oleh nyamuk Aedes aegypti, Bu,” jawab Ale.

“Benar Ale. Demam berdarah memang dapat disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Namun, lebih tepat jika dikatakan bahwa demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nah, adakah yang tahu cara mencegah penyakit demam berdarah?” tanya Ibu Guru.

 “Kita harus memutus daur hidup nyamuk Aedes aegypti, Bu. Jadi, virus dengue tidak akan menular ke tubuh kita,” jawab Dondo.

“Ya, benar sekali Dondo. Dengan memutus daur hidup nyamuk Aedes aegypti, maka virus dengue tidak akan memiliki perantara untuk menyerang tubuh manusia. Kita bisa memutus daur hidup nyamuk dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M,” kata Bu Sekar.

“Apa itu 3M, Bu?” tanya Made.

“3M adalah Menguras, Menutup, dan Memanfaatkan. Menguras dilakukan dengan membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es, dan lain sebagainya. Menutup dilakukan dengan menutup rapat tempat-tempat penampungan air. Sementara itu, memanfaatkan dilakukan dengan mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” kata Bu Sekar menjelaskan.

Seluruh siswa mengangguk-angguk mendengar penjelasan Bu Sekar.

“Jadi sebaiknya pada musim penghujan seperti saat ini pembersihan sarang nyamuk perlu kita tingkatkan. Dengan begitu, perkembangbiakan nyamuk dapat berkurang sehingga potensi penularan penyakit demam berdarah pun menurun. Apa benar begitu bu?” tanya Cici.

“Benar sekali apa yang dikatakan Cici. Nah, mulai hari ini coba kalian terapkan 3M di rumah masih-masing. Apakah kalian sanggup?” tambah Bu Sekar.

“Sanggup, Bu,” jawab seluruh siswa dengan serempak.

“Besok kalau Uni sudah membaik dan diperbolehkan pulang, kalian dapat menjenguk Uni di rumahnya,” kata Bu Sekar mengingatkan.

Seluruh siswa mengangguk-angguk mendengar penjelasan Bu Sekar. Bu Sekar kemudian melanjutkan kegiatan pembelajaran pada hari itu.

Beberapa hari kemudian, setelah Uni diperbolehkan pulang dari rumah sakit, Eko dan Ale menjenguk Uni. Eko dan Ale juga menceritakan nasihat dari Ibu Guru tentang mencegah penyakit demam berdarah melalui 3M.

Related Artikel


....

16 May 2017 | 10:30:04 | = 522

Laba-Laba dan Lalat
....

15 April 2017 | 09:44:32 | = 636

Penggembala dan Serigala
....

15 April 2017 | 09:40:52 | = 496

Tanya Siapa Temannya
....

11 September 2017 | 12:39:51 | = 350

Hidup Sehat dengan Berolahraga