Aku Bisa Tanpa Menyontek

$alt
Berprestasi karena belajar tanpa menyontek

Bel sekolah berbunyi menandakan jam pelajaran berakhir. Para siswa meninggalkan kelas dengan tertib. Cici berjalan menuju gerbang sekolah bersama Badung dan beberapa teman lainnya.

“Cici, minggu depan kita mulai penilaian akhir semester. Apa kamu sudah siap?” tanya Badung yang berjalan di samping Cici.

“Sudah, Badung. Aku pasti bisa mendapat nilai sempurna karena sudah belajar setiap hari. Nanti di rumah aku juga akan belajar lagi!” jawab Cici dengan semangat.

“Hahaha! kamu belajar terus ya Cici? Kalau aku sih belajarnya nanti saja setelah bermain. Kan bermain lebih asyik daripada belajar!” kata Badung sambil tertawa mengejek.

Memang benar bahwa setiap malam selama minggu penilaian, Cici terbiasa mempelajari kembali materi-materi yang akan diujikan keesokan harinya. Lain halnya dengan Badung, ia selalu kelelahan bermain sehingga tidak pernah sempat belajar dan langsung tertidur.

 

Pada hari pertama penilaian akhir semester, Cici diantar ibunya sampai depan gerbang sekolah. Begitu juga dengan Badung. Ibu Cici dan Badung berpesan agar mereka mengerjakan dengan baik agar mendapat nilai yang bagus. Cici dan Badung mengangguk sambil berpamitan lalu berjalan bersama menuju kelas.

“Cici, kamu dengar tadi ibu menyuruh kita untuk mendapat nilai yang bagus? Nanti kita saling menyontek, ya?” kata Badung memulai percakapan.

“Iya, aku dengar. Tapi aku tidak mau menyontek atau memberimu sontekan!” jawab Cici dengan tegas.

“Lihat saja kalau tidak mau kerja sama nanti nilaimu jelek!” ancam Badung.

“Aku tidak takut, karena aku berbuat benar. Kerja sama seharusnya dilakukan untuk melakukan kebaikan, bukan untuk melakukan keburukan seperti menyontek,” kata Made sambil berjalan lebih cepat meninggalkan Badung.

 

Setelah bel berbunyi, penilaian segera dimulai. Ibu guru membagikan lembaran soal dan lembar jawaban. Setelah berdoa bersama, para siswa segera mengerjakan soal yang telah dibagikan.  Cici mengerjakan dengan lancar tanpa kesulitan. Ia memulai mengerjakan soal yang dianggap mudah. Setelah selesai, Cici memeriksa lagi jawabannya dengan teliti. Cici hanya tinggal membenarkan beberapa jawaban yang ternyata masih kurang tepat.  

Sementara itu, Badung merasa kesulitan karena tidak pernah belajar. Ia kemudian memperhatikan jawaban Cici yang duduk di sampingnya. Perbuatan Badung tersebut ternyata diamati oleh ibu guru.

“Badung, kerjakan sendiri soalmu! Jangan menyontek pekerjaan teman!” tegur Bu Guru.

Badung tidak menjawab, ia hanya memperhatikan wajah ibu guru lalu kembali membaca soal. Namun, Badung mengulangi perbuatan menyonteknya lagi. Ia menoleh ke kiri dan kanan serta sesekali menoleh ke belakang untuk melihat jawaban temannya.

“Badung, ibu sudah mengingatkan, tetapi kamu masih menyontek. Ibu akan mencatat namamu dan mengurangi nilaimu,” kata ibu guru yang kini berdiri tepat di samping Badung.

Saat itu, hanya tersisa waktu beberapa menit untuk mengerjakan soal. Sementara banyak soal yang belum selesai Badung kerjakan. Tak lama kemudian, waktu penilaian berakhir dan semua siswa di kelas berbaris mengumpulkan lembar jawaban. Badung adalah yang paling akhir mengumpulkan lembar jawabannya lalu keluar meninggalkan kelas dengan lemas.

 

Minggu penilaian akhir semester telah selesai. Semua siswa kemudian berkesempatan mengikuti kegiatan class meeting yang menyenangkan. Akhirnya, tiba saat yang paling ditunggu yaitu penerimaan rapor. Pada hari itu, semua siswa hadir dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. Cici berhasil memperoleh nilai terbaik di kelas pada penilaian akhir semester. Cici merasa sangat senang karena usahanya belajar dan jujur mendapat hasil yang memuaskan. Sementara itu, nilai Badung kurang memuaskan. Orang tua Badung pun mendapat laporan tentang usahanya menyontek pada penilaian akhir semester. Badung sangat malu dan menyesali perbuatannya. Badung berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Related Artikel


....

16 May 2017 | 10:30:04 | = 462

Laba-Laba dan Lalat
....

29 April 2017 | 09:08:33 | = 432

Pembual dan Beruang Liar
....

19 June 2017 | 08:46:44 | = 452

Petani Jujur dan Tetangganya yang Dermawan
....

07 August 2017 | 11:51:57 | = 504

Warna-Warni Pelangi