Rajin Menabung Pasti Untung

$alt
Made membaca buku cerita yang ia beli menggunakan uang tabungannya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 6.30 pagi. Meskipun hari ini hari Minggu, Made tidak bermalas-malasan bangun. Ia segera membantu ibunya di dapur dan juga membersihkan rumah. Hari ini pekerjaan harus diselesaikan Made dengan segera, sebab ia sudah berjanji kepada Cici untuk menemaninya pergi ke toko buku.

“Ibu, hari ini Cici memintaku menemaninya pergi ke toko buku. Kemarin dia mengatakan padaku akan membeli buku tentang resep masakan,” kata Made.

“Pukul berapa kamu akan pergi bersama Cici?” tanya ibu Made.

“Pukul 9 nanti, Bu,” jawab Made.

“Baiklah, akan ibu izinkan. Tapi, kalian harus berhati-hati di jalana” nasehat ibu yang disambut anggukan oleh Made.

 

Setelah Made selesai membantu ibunya, Made bersiap-siap dan berpamitan untuk pergi ke toko buku. Made dengan bersemangat menghampiri Cici ke rumahnya. Mereka kemudian segera berangkat ke toko buku. Selama di perjalanan, Made dan Cici saling bercerita mengenai buku-buku yang pernah mereka baca. Sesampainya di toko buku, Cici segera memilih buku kumpulan resep masakan yang ia kehendaki. Sementara itu, Made melihat-lihat buku lain yang terpajang di rak buku. Tanpa sengaja Made melihat buku kumpulan cerita rakyat. Buku itu terlihat menarik, kebetulan Made juga belum memiliki buku semacam itu di rumah. Sayang sekali uang Made tidak akan cukup untuk membelinya. Terlebih lagi, Made sudah bersepakat dengan ibu untuk tidak akan membeli buku, sebab kemarin ia baru saja membeli buku cerita. Made kemudian mengembalikan buku cerita itu ke tempatnya semula dengan berat hati. Setelah Cici membeli buku resep masakan, Made dan Cici segera pulang.

 

Sesampainya di rumah, Made menceritakan pengalamannya selama di toko buku tadi kepada ibunya.

“Ibu, tadi aku melihat ada buku kumpulan cerita rakyat di toko buku. Buku itu terlihat sangat menarik. Aku ingin sekali membelinya, Ibu,” kata Made dengan antusias.

“Kalau kamu benar-benar menginginkannya, coba kamu sisihkan sebagian uang jajanmu untuk ditabung. Setelah uangmu terkumpul, kamu bisa membeli buku cerita itu,” kata ibu Made menyarankan.

“Baik, Bu, akan aku coba menyisihkan uang jajanku,” kata Made bersemangat.

Keesokan harinya, Made hanya menggunakan sebagian uang sakunya untuk jajan di kantin sekolah. Sebagian lagi ia simpan untuk ditabung. Ia sangat ingin membeli buku cerita rakyat yang kemarin ia lihat.

Dua minggu kemudian, uang tabungan Made sudah terkumpul cukup banyak.

“Ibu, uangku sudah terkumpul cukup banyak. Bolehkah aku membeli buku cerita yang kuinginkan sekarang?” tanya Made.

“Tentu saja Made. Jangan lupa, kalau uangmu masih tersisa simpan lagi. Jangan berhenti menabung meskipun kamu sudah bisa membeli buku cerita. Kelak, kalau kamu menginginkan membeli sesuatu, kamu bisa menggunakan uang tabunganmu,” nasihat Ibu Made.

“Baik, Bu,” kata Made bersemangat.

Made segera pergi ke toko buku untuk membeli buku cerita rakyat yang ia inginkan. Beruntungnya, buku yang diinginkan Made belum terjual habis. Saat itu, Made merasa sangat senang bisa membeli buku cerita menggunakan uang tabungannya. Sejak saat itu, Made semakin rajin menyisihkan uang sakunya untuk ditabung. Menabung memberikan banyak keuntungan. Made bisa membeli sesuatu yang mereka inginkan menggunakan uang tabungannya.

Related Artikel


....

25 July 2017 | 10:40:42 | = 636

Pergilah Ompol
....

11 November 2017 | 09:30:46 | = 299

Awas, Ada Kuman di Tanganmu!
....

12 May 2017 | 14:15:15 | = 525

Rubah dan Domba
....

01 August 2017 | 09:49:52 | = 2658

Aku Suka Makan Sayur!