Mengajak Anak ke Museum sebagai Alternatif Mengisi Liburan Anak

$alt
Salah satu alternatif mengisi liburan anak ialah dengan mengajak mereka ke museum.

Mendidik anak tidak hanya harus dilakukan di sekolah saja, tetapi bisa di mana saja dan kapan saja, termasuk saat liburan sekolah. Orangtua memegang peranan penting untuk menentukan bagaimana anak akan menghabiskan liburannya. Sebab, berlibur tidak hanya bersenang-senang saja, tetapi liburan juga diusahakan mampu menambah wawasan anak. Untuk itu orangtua harus memilih tempat liburan yang tepat bagi anak. Salah satu alternatif mengisi liburan anak dengan cara yang edukatif ialah dengan mengajak mereka ke museum. Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan anak di museum. Museum bukan sekedar tempat untuk menikmati benda koleksi, museum juga menjadi sarana menggelar kreasi, edukasi, informasi, rekreasi, kompetisi, dan inovasi. Sebagai tempat berlibur yang edukatif, anak bisa memperoleh banyak manfaat dengan berlibur ke museum, di antaranya sebagai berikut.

1. Anak Belajar secara Visual

Ketika di sekolah, anak diajarkan mengenai sejarah biasanya hanya melalui buku. Ketika mengunjungi museum, anak secara langsung akan melihat sesuatu secara visual dan lebih memperoleh pemahaman yang lebih baik pada suatu objek tertentu. Sebagai contoh, ragam peninggalan bersejarah dan juga benda-benda unik lain yang ada di museum.

2. Mempelajari Peristiwa-Peristiwa Masa Lampau

Usia anak yang masih sangat belia bisa menjadi waktu yang tepat bagi orangtua untuk membentuk pola pemahaman juga pengenalan akan peristiwa bersejarah yang telah didokumentasikan secara lengkap di museum. Dengan disediakannya grafik, angka, dan sumber-sumber catatan yang lengkap pada suatu peristiwa, anak akan terbantu untuk mengeksplorasi berbagai peristiwa penting yang berkaitan dengan sejarah negara maupun sejarah dunia.

3. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

Selama masa liburan sekolah, anak sangat jarang membuka buku pelajaran. Museum bisa menjadi “buku” terbuka bagi anak untuk menumbuhkan rasa ingin tahu mereka. Melalui museum, anak akan mengetahui berbagai macam proses terjadinya suatu peristiwa. Sebagai contoh, di museum pesawat, anak akan mulai mencari tahu bagaimana pesawat dibuat untuk pertama kalinya. Demikian pula dengan hal-hal lainnya.

4. Menumbuhkan Rasa Ketertarikan Anak

Mengunjungi museum dapat menstimulasi anak agar merasa tertarik terhadap hal-hal baru. Tidak menutup kemungkinan, ketertarikan anak terhadap tema-tema tertentu dapat berperan besar bagi masa depannya kelak. Mengunjungi museum juga dapat menumbuhkan minat anak terhadap sejarah, warisan budaya, dan warisan alam Indonesia. Dengan begitu, kelak anak akan tergerak untuk melindungi kekayaan sejarah, warisan budaya, dan warisan alam tersebut.

5. Anak akan Belajar Mencari Informasi

Ada kalanya orangtua enggan mengajak anak ke museum karena takut tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anak. Padahal dengan mengunjungi museum berarti orangtua telah mengajarkan anak untuk mencari informasi mengenai hal-hal yang tidak diketahui dengan cara yang menyenangkan. Anak akan belajar mengajukan pertanyaan, melihat objek dengan lebih detail, serta mendapatkan jawaban dengan membaca informasi yang ada atau dengan cara mengeksplorasi museum.

Related Artikel


....

12 September 2017 | 10:24:31 | = 466

Manfaat Memberi Apresiasi pada Anak
....

20 September 2017 | 10:45:06 | = 252

6 Tips Memilih Bimbingan Belajar yang Tepat untuk Anak
....

28 August 2017 | 10:30:14 | = 327

Mengenal Diskalkulia pada Anak