10 Tips Menjadi Seorang Digital Teacher

$alt
Menjadi guru yang menyenangkan tentu akan digemari oleh seluruh siswa.

Menjadi guru yang menyenangkan tentu akan digemari oleh seluruh siswa, karena dengannya pembelajaran tidak lagi membosankan. Ada banyak tips agar mengajar menjadi menyenangkan, diantaranya adalah dengan bantuan teknologi atau menjadi seorang digital teacher. Digital teacher menurut bahasa adalah guru digital, yakni guru yang menggunakan perangkat digital sebagai media pembelajarannya. Untuk menjadi guru digital kini kian mudah karena banyaknya materi pembelajaran yang dapat diakses dengan satu sentuhan jari dalam sebuah gadget. Untuk menjadi guru digital, ada beberapa kemampuan yang perlu dipelajari guru terlebih dahulu. Seorang praktisi dosen yakni Laura Pasquini, Ph.D mengemukakan terdapat 10 cara mengajar di era digital, diantaranya sebagai berikut.

1. Terbuka

Membuka pikiran dengan berbagai informasi yang ada di luar, baik dari literatur buku atau dari diskusi sesama guru. Dengan membuka pikiran, kemampuan seorang guru akan semakin berkembang. Dari proses diskusi tersebut seorang guru akan menemukan hal-hal baru yang sebelumnya tidak diketahui.

2.  Membuat Catatan Pelajaran

Hal ini penting karena menjadi seorang digital teacher harus mengumpulkan informasi pembelajaran dari berbagai sumber. Selain memperkaya literatur pembelajaran, membuat catatan pelajaran dapat dimanfaatkan guru untuk merancang strategi belajar yang tepat bagi siswanya.

3. Mengembangkan Jaringan Belajar

Seorang digital teacher tidak ragu untuk membagikan ide, gagasan, serta pengalaman yang menarik dalam pembelajaran kepada orang-orang di sekitar. Hal tersebut akan membuat informasi pembelajaran semakin berkembang. Dengan bantuan teknologi, hal tersebut sangat mudah dilakukan. Dengan satu sentuhan jari, kita dapat terhubung dengan semua orang dipenjuru dunia dengan mempublikasi informasi di sosial media.

4. Refleksi

Refleksi akan membantu guru dalam mengajar, caranya dengan mengambil sebuah catatan lalu menuliskan ide dan strategi yang dapat dilakukannya, kemudian lihat kembali semua yang sudah direncanakan tadi. Dengan refleksi guru akan menemukan pembelajaran yang paling tepat bagi siswanya.

5. Terus Belajar

Belajar bukan hanya dari tumpukan buku-buku tebal, seorang digital teacher dapat mengambil peluang apa saja untuk memperoleh informasi pembelajaran. Mendalami mata pelajaran yang diampu dengan mengikuti kelas seminar, kelas online, atau buku elektronik di internet akan menjadikan guru semakin kaya akan ilmu.

6.  Memiliki Mentor

Agar informasi yang didapat selalu akurat dan terbaru, maka guru perlu memiliki mentor yang dirasa memiliki pengetahuan yang lebih. Dengan begitu, guru dapat berdiskusi, menuangkan ide dengan orang yang tepat, dan tidak salah jalur dalam mencari informasi.

7. Memiliki Tujuan

Apapun informasi serta metode pembelajaran yang diberikan, seorang digital teacher harus memiliki tujuan dalam pembelajaran. Tujuan tersebut berupa manfaat yang dapat dirasakan siswa dengan pembelajaran tersebut, salah satunya berupa penilaian.

8. Mengukur Keberhasilan

Untuk menentukan seberapa jauh keberhasilan dalam mengajar, guru bisa menggunakan beberapa alat ukur. Bukan hanya berupa angka, namun evaluasi juga dapat dilakukan secara kualitatif kepada siswa.

9. Mengatur Pembelajaran

Mengatur pembelajaran meliputi struktur silabus, persiapan guru dalam mengajar, outcome yang didapatkan siswa, penilaian, pengelompokan, dan menentukan gaya komunikasi untuk evaluasi siswa.

10. Mengatur Waktu

Mengatur waktu merupakan bagian dari perencanaan pembelajaran. Saat melaksanakan proses pembelajaran, kerjakan sesuai rencana yang sudah dibuat agar waktu pembelajaran dapat berjalan tepat.