Persyaratan Pendaftaran Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2018-2022

$alt
Guru calon peserta PPG Dalam Jabatan harus memenuhi persyaratan akademik dan administrasi sebagaimana yang telah ditentukan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 66 ayat (1), dinyatakan bahwa bagi Guru Dalam Jabatan yang diangkat sampai dengan akhir tahun 2015 dan sudah memiliki kualifikasi S-l/D-IV tetapi belum memperoleh Sertifikat Pendidik dapat memperoleh Sertifikat Pendidik melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kemudian, guru calon peserta PPG Dalam Jabatan harus memenuhi persyaratan akademik dan administrasi sebagaimana ditentukan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2017 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan yang Diangkat sampai dengan Akhir Tahun 2015 dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru.

Persyaratan Akademik

Dalam rangka persiapan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan tahun 2018, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan pendataan dan seleksi kemampuan akademik melalui tes online sebagai persyaratan akademik. Seleksi kemampuan akademik tersebut mencakup tes potensi akademik (TPA), tes pedagogik, tes bidang studi, dan tes bakat dan minat. Lebih lanjut, berdasarkan Lampiran Surat Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 4184/B4/GT/2018, standar minimal nilai hasil seleksi kemampuan akademik calon peserta yang ditetapkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2018 adalah 50 untuk program studi kejuruan dan 60 untuk program studi nonkejuruan.

Persyaratan Administrasi

Calon peserta yang telah lulus seleksi akademik/pretest diwajibkan mengirimkan berkas untuk dilakukan verifikasi dan validasi sesuai persyaratan administrasi berikut. Pertama, peserta telah diangkat sebagai guru sampai dengan 31 Desember 2015 dan terdaftar pada Dapodik Kemendikbud per tanggal 31 Juli 2017. Kedua, peserta memiliki NUPT yang didapat setelah lulus pretest serta memiliki kualifikasi akademik Sarjana (S-1) atau Diploma (D-IV) sesuai dengan program studi pada PPG yang akan diikuti dan dibuktikan dengan scan ijazah S-1 dan D-IV. Ketiga, peserta masih aktif mengajar dibuktikan dengan SK pembagian tugas mengajar kepala sekolah selama lima tahun terakhir (mulai tahun 2014 hingga 2018). Keempat, peserta berstatus guru PNS, guru bukan PNS di sekolah negeri, atau guru tetap yayasan (GTY) yang berusia maksimal 58 tahun sebelum tanggal 13 Desember 2018. Kelima, peserta harus sehat jasmani dan rohani, bebas dari NAPZA, serta berkelakuan baik.

Related Artikel


....

14 July 2017 | 13:25:23 | = 862

Bagaimana Menyusun RPP untuk Guru Sekolah Dasar?
....

29 April 2017 | 11:29:00 | = 697

Benarkah Galak Bisa Bikin Berwibawa?