Pendidikan Pancasila bagi Generasi Zaman Now

$alt
Pancasila memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa.

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang berisikan tuntunan dalam bernegara. Lebih dari itu, Pancasila memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks generasi “zaman now” maka penting untuk memahami bahwa Pancasila merupakan filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan seluruh rakyat Indonesia di tengah era keterbukaan informasi yang menyelipkan bahaya radikalisme dan perpecahan yang menyasar generasi muda Indonesia. Masih kurangnya pemahaman generasi muda tentang Pancasila yang menjadi dasar hukum bernegara membuat mereka lebih rentan terpecah belah. Maka dari itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dirasa perlu digaungkan kembali di tengah-tengah generasi “zaman now” untuk menguatkan persatuan dan kesatuan.

Implementasi Pancasila Zaman Now dalam Penguatan Karakter Siswa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyelenggarakan kegiatan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara. Program tersebut merupakan implementasi Pancasila “zaman now” dalam penguatan karakter siswa. Dalam kegiatan tersebut dipaparkan tentang bahayanya radikalisme, pornografi yang marak di media sosial, dan narkoba yang mulai masuk pada dunia pendidikan. Berbagai hal menyimpang tersebut merupakan berbagai permasalahan yang dapat melemahkan bangsa Indonesia. Maka dari itu, perlu adanya perhatian dari pihak sekolah dan siswa untuk mengawasi jika terdapat indikasi yang mengkhawatirkan dan mencurigakn terkait tiga hal yang membahayakan tadi.

Peran Pancasila dalam menguatkan karakter siswa bisa dimulai dengan memasukkan pendidikan karakter di semua pelajaran. Yang perlu diketahui oleh guru bahwa pendidikan karakter bukanlah kurikulum yang tertulis dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), namun hidden kurikulum yang harus dimasukan dalam semua mata pelajaran. Dengan adanya pendidikan karakter yang terus menerus ditanamkan dalam setiap pelajaran serta program asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara, siswa akan memiliki bekal yang kuat, akademis yang bisa dibanggakan, dan karakter yang kuat. Inilah generasi masa depan yang mampu bersaing pada abad 21 ke depannya.

Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara

Program Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara membekali kemampuan siswa untuk melakukan perubahan diri dari negatif menjadi positif, yang tadinya malas dituntut untuk bersemangat, dan yang tadinya kurang peduli dengan teman, menjadi peduli dengan teman dan lingkungan sekitar. Ada beberapa materi yang diberikan, bukan hanya dalam bidang akademisi, namun beberapa hal yang mendukung pengembangan karakter siswa. Banyak orang yang pintar secara akademis namun tidak didukung dengan karakter yang baik, maka itu akan membahayakan. Hal ini merupakan pencegahan untuk memproteksi generasi muda terhadap bahaya radikalisme, bahaya media sosial yang menyampaikan berita hoax, dan penyalahgunaan narkoba.

Perlu adanya kesinambungan untuk memproteksi generasi muda dari hal-hal yang negatif. Dimulai dari lingkungan terkecil, keluarga harus ikut menanamkan karakter-karakter positif pada anak. Sekolah sebagai sarana pendidikan formal ikut menanamkan nilai-nilai positif dalam setiap pembelajaran yang diberikan. Kemudian negara dengan program Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara ikut melakukan upaya pencegahan masuknya pengaruh negatif terhadap generasi muda