Yuk, Mengenal Sejarah Perbankan di Museum BRI!

$alt
Museum BRI merupakan tempat belajar sejarah sistem keuangan dan cikal bakal sistem perbankan di Indonesia.

Hai, sahabat juara, pernahkah kalian berkunjung ke Museum BRI?

Museum BRI adalah salah satu museum yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 57, Purwokerto. Teman-teman pasti belum tahu, ternyata Purwokerto merupakan kota tempat berdirinya Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia) yang merupakan salah satu bank terbesar milik pemerintah. Gedung pertama Bank BRI tersebut kini dilestarikan oleh pemerintah, dan dioperasikan menjadi Museum BRI.

Sejarah

Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan oleh Raden Aria Wirjaatmadja pada tanggal 16 Desember 1895 dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden yang artinya Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto. Tanggal 16 Desember 1895 tersebut kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.

Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto pernah berhenti beroperasi pada masa perang tahun 1948 dan kembali beroperasi pada tahun 1949 dengan nama Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada 1968 namanya menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan menjadi perseroan terbatas (PT) pada 1 Agustus 1992 yang kemudian menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Bangunan dan Koleksi Museum

a. Gedung Bank Priyayi

Bangunan seluas 31 m2 ini merupakan kantor tempat De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren memulai operasinya yang pertama kali, yaitu pada 16 Desember 1895. Bangunan ini telah mengalami renovasi namun bentuk dan letaknya dibuat tepat sama seperti aslinya. Dindingnya direnovasi dengan batu bata baru, sedangkan kosen-kosen atap, jendela, pintu, langit-langit, dan atapnya masih memakai bahan yang asli. Bangunan kantor ini dibagi menjadi dua bagian yaitu ruang dalam dan teras. Ruang dalam merupakan ruang kerja Raden Aria Wirjaatmadja, sedangkan teras merupakan tempat pembantunya menerima atau melayani para nasabahnya.

b. Monumen Raden Aria Wirjaatmaja

Monumen berupa patung didirikan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa Raden Aria Wirjaatmadja sebagai pencetus gagasan mendirikan bank. Patung ini terletak di sebelah kanan gedung replika dan dikelilingi oleh sebuah kolam kecil.

c. Gedung Museum

Gedung Museum BRI terdiri dari dua lantai, yaitu lantai atas dan lantai dasar. Lantai atas menginformasikan sistem keuangan dan cikal bakal sistem perbankan di Indonesia. Koleksi  yang ditampilkan antara lain: patung kuwera, mata uang yang pernah digunakan di Indonesia, wadah penyimpanan uang tradisional, koleksi Raden Aria Wirjaatmadja, dan diorama yang menggambarkan awal mula gagasan pendirian bank. Sedangkan di lantai dasar, menginformasikan sejarah perjalanan BRI sejak berdiri hingga sekarang. Koleksi yang ditampilkan antara lain: akta-akta pendirian, peralatan dan mesin-mesin, foto-foto direksi dan kegiatannya, dokumen-dokumen, serta sarana simulasi. Museum ini juga dilengkapi dengan sarana perpustakaan. Koleksinya tidak hanya buku-buku yang berkaitan dengan kegiatan operasional BRI di masa lalu, melainkan juga buku-buku dan bahan bacaan masa kini. Perpustakaan ini dibuka untuk umum pada setiap hari kerja.

Nah, sahabat juara sudah mengenal Museum BRI bukan? Sahabat juara dapat berkunjung ke museum ini setiap hari Minggu-Kamis mulai jam 08.00 hingga 15.00. Jika sahabat juara membawa rombongan, sebaiknya menghubungi pihak museumdahulu melalui surat resmi agar pihak museum lebih siap.

Related Artikel


....

29 April 2017 | 09:08:33 | = 404

Pembual dan Beruang Liar
....

01 August 2017 | 09:49:52 | = 878

Aku Suka Makan Sayur!
....

15 April 2017 | 09:32:32 | = 432

Elang dan Guci
....

15 November 2017 | 09:56:17 | = 296

Kalau Belajar Pasti Bisa