Mencari Rumah Uni dengan Menggunakan Denah

$alt
Dengan menggunakan denah, teman-teman Rumah Juara lebih mudah mencari jalan ke rumah Uni dan tidak perlu takut tersesat.

Sudah satu minggu Uni tidak masuk sekolah. Uni harus beristirahat di rumah karena terkena demam dan diare. Teman-teman Rumah Juara berencana menjenguk Uni sepulang sekolah nanti. Tapi, mereka tidak tahu rute yang harus ditempuh untuk mencapai rumah Uni. Dondo kemudian mengajak teman-teman untuk berkumpul dan berdiskusi.

“Teman-teman, seperti yang sudah kita rencanakan sepulang sekolah nanti kita akan menjenguk Uni” kata Dondo.

“Kalau tidak salah rumah Uni terletak di Jalan Pariaman, benar tidak Cici?” tanya Made.

“Iya benar, tepatnya di Jalan Pariaman Nomor 2” jawab Cici.

“Aku pernah berkunjung ke rumah Uni. Tapi aku sedikit lupa rute yang harus kita lewati” kata Made.

“Kalau begitu aku akan membuat denah, lalu kite tentukan rute perjalanan dari sekolah sampai ke rumah Uni agar kita tidak tersesat” kata Dondo.

Dondo segera mencari kertas dan pensil. Ia pun mulai menggambar denah lingkungan sekolah dan lingkungan rumah Uni. Kemudaian Made membantu membuat garis yang menunjukkan rute perjalanan yang bisa mereka lalui. Teman-teman yang lain memerhatikan denah yang dibuat keduanya.

“Nah, denahnya sudah jadi, teman-teman. Ternyata ada dua rute perjalanan yang dapat kita lalui untuk ke rumah Uni. Rute pertama, kita dapat berangkat dari sekolah melewati Jalan Pancasila, Jalan Garuda, Jalan Pariaman, kemudian rumah Uni. Rute kedua, kita dapat berangkat dari sekolah melewati Jalan Pancasila, Jalan Mataram, Jalan Bantul, Jalan Pariaman,kemudian rumah Uni” kata Made sambil menunjukkan denahnya.

“Rute yang pertama sepertinya terlihat lebih dekat. Bagaimana teman-teman?” tanya Eko. Yang lain mengangguk setuju. Rute kedua memang terlihat memutar terlalu jauh.  

“Baiklah, kalau begitu kita ambil rute yang paling dekat. Nanti siang kita berangkat bersama-sama.” kata Cici. 

Setelah bel pulang berbunyi, Dondo dan teman-teman berkumpul di gerbang sekolah. Kemudian mereka berangkat ke rumah Uni dengan berjalan kaki.  Tidak lupa dondo membawa kertas bergambar denah yang dibuatnya tadi. Tak terasa, perjalanan ke rumah Uni hanya sekitar sepuluh menit dari sekolah. Denah yang mereka buat ternyata membantu mereka lebih cepat sampai. Dengan menggunakan denah, mereka lebih mudah mencari jalan dan tidak perlu takut tersesat. Mereka pun bisa menjenguk Uni untuk memberikan semangat dan doa supaya Uni lekas sembuh.

Related Artikel


....

27 July 2017 | 14:29:34 | = 320

Dondo dan Si Kuman Nakal
....

15 April 2017 | 09:34:11 | = 368

Bocah dan Lebah
....

29 April 2017 | 09:08:33 | = 404

Pembual dan Beruang Liar