Serunya Bermain Sambil Belajar dengan Gadget

$alt
belajar sambil bermain hasilnya sangat jauh berbeda dibandingkan ketika anak diajari dengan cara serius dan paparan teori yang mendalam.

Setiap orang, terutama anak-anak, pasti sangat senang bermain. Bentuk permainan yang disukai pun berbeda-beda. Bukan hanya sebagai hiburan, permainan juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk belajar. Khusus untuk anak, belajar sambil bermain adalah metode yang sangat efektif. Hasilnya sangat jauh berbeda ketika anak diajari dengan cara serius dan paparan teori yang mendalam. Pada dasarnya, anak memang lebih mudah mencerna sesuatu yang disampaikan dengan sederhana sekaligus menarik.

Belajar pada Era Digital

Hal ini juga dapat diterapkan pada metode belajar. Tak bisa dimungkiri, begitu mudahnya belajar di era digital dengan smartphone. Dengan semakin mudahnya akses ke internet, ada begitu banyak peluang eksklusif untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Belajar tidak lagi sebatas mendengarkan guru di ruang kelas, tetapi lebih bersifat interaktif.

Salah satu contohnya seperti yang tersedia di website Rumah Juara. Di sini, materi yang tersedia bukan hanya dalam bentuk teks yang monoton, tetapi juga ilustrasi yang penuh warna dan dilengkapi dengan audio atau video. Ada pula game interaktif yang seru. Selain itu, berbagai informasi pendukung dari teori yang disampaikan guru pun bisa didapatkan dengan mudah melalui fitur searching. Melalui cara ini, materi pelajaran yang disampaikan guru di ruang kelas pun akan terasa lebih lengkap.

Belajar dengan Buku

Sebagian besar sekolah dengan metode konvensional sangat mengandalkan buku sebagai sarana untuk belajar. Karena merupakan kebutuhan utama dan sarana belajar satu-satunya, buku akhirnya menjadi solusi yang dianggap paling masuk akal. Padahal, ada beberapa faktor yang membuat proses belajar dengan buku cenderung terhambat. Pertama, banyak buku yang tidak dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik untuk anak-anak. Kedua, harga buku mahal, terutama buku-buku yang berkualitas bagus. Ketiga, membawa buku ke mana-mana dianggap tidak praktis.

Bukan hal yang asing lagi jika anak tak kenal buku tapi lengket dengan gadget. Meskipun masih ada yang memandang secara negatif, kondisi ini sebenarnya dapat dimanfaatkan. Gadget bukan sebagai pengganti buku, tetapi untuk melengkapi ilmu yang sudah ada di buku tersebut. Jadi, pengetahuan anak menjadi lebih luas dan tidak hanya sebatas teori.

Memanfaatkan gadget sebagai sarana untuk belajar dan bermain sah-sah saja dilakukan. Asal tahu cara belajar yang asyik melalui tablet atau smartphone, dampak negatifnya dapat dihindari. Pendampingan tentu sangat diperlukan. Ini adalah bentuk tanggung jawab orang tua menjaga anak dari paparan negatif yang berasal dari gadget.

Baca juga: Tips Menggunakan Gadget Sebagai Sarana Belajar Anak.

Related Artikel


....

28 September 2017 | 08:45:42 | = 378

Kenali Ciri-ciri Stres pada Anak dan Cara Menanggulanginya
....

20 September 2017 | 12:05:11 | = 344

Cara Jitu Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini
....

11 April 2017 | 09:14:13 | = 544

Gadget Sebagai Jembatan Pendidikan Lintas Generasi
....

04 May 2017 | 15:16:06 | = 728

Peran Ibu sebagai Pendidik Pertama bagi Anak