09 November 2018 08:47:13

Ternyata, Benda Cair dapat Berubah Bentuk Sesuai Wadahnya

Benda cair dapat berubah bentuk sesuai dengan wadahnya.

Cici terkejut, botol minumannya jatuh dan air di dalamnya langsung tumpah ke luar. Uni yang berada di sampingnya ikut terkena percikan air.

“Aduh maaf ya, Uni. Kamu jadi basah,” kata Cici ketika melihat rok sekolah Uni basah.

“Ah, tidak apa-apa, Ci. Cuma sedikit, kok,” jawab Uni.

“Iya, untung hanya sedikit yang tumpah. Tadi, aku memang kurang rapat menutupnya,” kata Cici.

Dondo mendekat dan menyapa kedua temannya.

“Cici, kalau kamu mau minum, aku bisa membagi air minumku. Aku masih punya banyak,” kata Dondo menawarkan.

“Wah, terima kasih, Dondo. Boleh deh, aku minta sedikit, ya,” kata Cici.

Dondo pun memiringkan botol minumannya dan menuangkan sebagian isinya ke botol minuman Cici dengan hati-hati.

“Nah, sudah. Untung saja air itu bisa berubah bentuk sesuai wadahnya, ya. Jadi, meskipun bentuk botol minumanku dan botol minuman Cici berbeda, air tetap bisa dengan mudah dituangkan,” kata Dondo.

“Iyalah, air itu kan benda cair. Jadi, bentuknya juga akan mengikuti wadahnya. Berbeda dengan es yang termasuk benda padat,” kata Uni.

Ia kembali mengingatkan kedua temannya tentang pelajaran mereka kemarin di sekolah.

“Kemarin, aku juga sudah membuktikannya di rumah dengan alat dan bahan yang sederhana. Aku memakai botol minuman Ibu yang besar, piring yang lebar, kotak berbentuk persegi, dan juga selang yang sempit. Cara mencobanya persis seperti yang sudah ditunjukkan Bu Guru,” jelas Uni.

“Lalu, apa kesimpulan yang kamu dapatkan, Uni?” tanya Dondo.

“Ibu Guru benar sekali. Benda cair memang sangat mudah mengikuti bentuk wadahnya. Jadi, kita juga harus berhati-hati jika air tumpah seperti kejadian botol minuman Cici tadi. Pasti akan susah untuk mengumpulkannya lagi,” jelas Uni.

Cici dan Dondo mengangguk-angguk. Setelah mengetahui hal tersebut, mereka berjanji untuk lebih berhati-hati lagi.