30 November 2018 09:11:56

Gunakan DHGTK, Kehadiran Guru di Sekolah Lebih Terpantau

Berbasis teknologi, aplikasi DHGTK memudahkan pencatatan kehadiran guru dan tenaga kependidikan di sekolah.

Aturan kehadiran guru ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Hal ini tercantum dalam Pasal 52 ayat (2) yang menjelaskan tentang lamanya tatap muka di kelas.

Tatap muka adalah pelaksanaan beban kerja guru yang dikaitkan dengan kegiatan pembelajaran. Tatap muka dilaksanakan paling sedikit 24 jam dan paling banyak 40 jam dalam 1 minggu. Jangka waktu itu merupakan bagian dari jam kerja sebagai pegawai secara keseluruhan yang berjumlah paling sedikit 37,5 jam dalam 1 minggu.

Menggunakan Aplikasi DHGTK

Berdasarkan aturan tersebut, sangat penting untuk memiliki sistem ideal supaya pencatatan kehadiran guru di sekolah lebih mudah. Oleh karena itu, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah memperkenalkan sebuah sistem yang berbentuk aplikasi, yaitu aplikasi sistem informasi Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan (DHGTK).

Berbasis teknologi, aplikasi yang bisa diakses secara online ini memudahkan pencatatan kehadiran guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Untuk mengadakan aplikasi ini, kepala sekolah sebagai manajer di satuan pendidikan perlu mengalokasikan pembiayaan (dana BOS). Kemudian, kepala sekolah juga menunjuk salah seorang petugas khusus untuk mengerjakan absen online, melakukan sosialisasi, pemantauan, serta evaluasi secara berkala.

Panduan Singkat Aplikasi DHGTK

Untuk mengakses aplikasi ini, ada dua user yang dapat digunakan, yaitu user ID kepala sekolah dan user ID operator dapodik. Sementara itu, di dalam aplikasi DHGTK sendiri, ada tiga menu utama, yaitu Beranda, Kehadiran, dan Keluar Aplikasi.

Langkah pertama untuk menjalankan aplikasi DHGTK adalah menuju ke laman http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id, kemudian lakukan login. Masukkan NPSN, user ID, password, kode yang tertulis, lalu klik tombol login.

Jika ingin mengisi atau membuat Kalender Sekolah, klik menu Kehadiran, lalu akan muncul menu lanjutan, yaitu Data Sekolah, Data Guru, dan Tendik. Pada Data Sekolah, pilih opsi Kalender Sekolah, klik Tambah Baru dan lakukan pengisian form.

Sebagai contoh, jika Anda ingin menandai 1 Januari 2019 sebagai hari libur, masukkan tanggal dan jenis libur. Kalender Sekolah berfungsi untuk menandai hari kerja atau libur saat pengisian kehadiran.

Selanjutnya, untuk mengisi kehadiran, klik menu Kehadiran. Klik Informasi Kehadiran, pilih semester yang berjalan, dan pilih bulan yang berjalan. Kemudian, pilih opsi Buat Daftar Hadir. Setelah OK, akan tampak sebuah form yang dapat diisi sesuai fakta di lapangan. Jika hadir, lakukan checklist. Jika tidak hadir, akan tampak warna berbeda sesuai alasan absen, seperti izin, sakit, atau tugas luar.

Rekapitulasi tiap guru dan tendik juga dapat diketahui dengan melakukan klik pada nama yang bersangkutan. Selanjutnya, sebagai laporan, melalui aplikasi ini dapat dicetak Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Apabila login menggunakan user ID operator, maka SPTJM tidak dapat diakses.