01 Desember 2018 08:34:22

Pentingnya Penelitian Tindakan Kelas di Sekolah Dasar

PTK adalah kegiatan yang sangat strategis untuk memacu guru peka dan tanggap terhadap dinamika pembelajaran di ruang kelas.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diperkenalkan oleh Kurt Lewin pada 1946. Gagasan ini kemudian terus dikembangkan oleh beberapa ahli pendidikan lain, seperti Robin McTaggart, John Elliot, Stephen Kemmis, dan Dave Ebbutt. Di Indonesia, PTK mulai dikenal pada akhir dekade 80-an. Terkait keilmiahannya, jenis penelitian ini masih menuai pro dan kontra.

PTK dapat dilakukan untuk tujuan pengembangan organisasi, manajemen, kesehatan, atau pendidikan. Dalam skala kecil, PTK dilakukan di ruang kelas, yaitu ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung. Sama seperti tingkat pendidikan lainnya, Penelitian Tindakan Kelas di Sekolah Dasar merupakan kajian tentang situasi di dalam kelas dengan tujuan meningkatkan kualitas tindakan.

Pentingnya PTK bagi Guru

Pelaksanaan PTK pada dasarnya terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sebelumnya, tahapan ini diawali oleh identifikasi masalah, analisis masalah, rumusan masalah, dan rumusan hipotesis tindakan. Ada sejumlah alasan yang membuat penelitian ini perlu dilakukan oleh guru di ruang kelas. Berikut di antaranya.

1. Melatih Kepekaan Guru

PTK adalah kegiatan yang sangat strategis untuk memacu guru peka dan tanggap terhadap dinamika pembelajaran di ruang kelas. Melalui kegiatan ini, guru dapat melakukan refleksi sekaligus kritis terhadap proses pembelajaran.

2. Meningkatkan Kinerja Guru

Dengan melakukan PTK, kinerja guru akan terus meningkat. Ia tidak hanya memilih kepraktisan atau cara termudah, tetapi selalu berusaha mencapai yang terbaik dalam menerapkan metode mengajar. Ia tidak cepat puas dengan yang sudah dikerjakan, tetapi selalu mengusahakan upaya perbaikan dan inovasi.

3. Memperbaiki Proses Pembelajaran

Tahapan-tahapan dalam PTK akan membantu guru memperbaiki proses pembelajaran. Apa yang terjadi di kelas dapat dikaji lagi dengan lebih mendalam. Tindakan ini juga didasarkan pada hal yang aktual dan faktual di dalam kelas.

4. Tidak Mengganggu Tugas Guru

PTK memang bukan merupakan kegiatan yang utama dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, pelaksanaan PTK tidak mengganggu tugas pokok seorang guru. Untuk melakukan penelitian ini, guru bisa tetap berada di dalam kelas dan melakukan kegiatan pembelajaran seperti biasa. PTK bisa sekaligus diintegrasikan dengan proses pembelajaran.

Karakteristik PTK

Dibandingkan penelitian lain, PTK memiliki karakteristik yang relatif berbeda. PTK dikelompokkan dalam kategori penelitian kualitatif dan penelitian eksperimen. Ada beberapa karakteristik penelitian dalam PTK, yaitu didasarkan pada masalah yang dihadapi guru, pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif, penelitian sekaligus sebagai refleksi, ditujukan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas, serta dilaksanakan dalam sebuah rangkaian langkah.

PTK merupakan bagian penting dari upaya pengembangan profesi guru, karena dengan PTK guru mampu untuk berfikir kritis dan sistematis. Untuk itu, diharapkan guru dapat mengupayakan diri untuk terus-menerus melakukan penelitian tindakan kelas demi peningkatan atau perbaikan pembelajarannya di kelas serta pengembangan diri sebagai guru profesional.