28 Desember 2018 09:02:54

Nilai Anak Jelek, Orang Tua Harus Bagaimana?

Ingatlah, Anda perlu mencari solusi, bukan menyalahkan.

Penyerahan rapor K-13 semester 1  biasanya akan dilangsungkan tiap akhir tahun. Melalui rapor tersebut, orang tua dapat melihat perkembangan anak selama satu semester. Ada anak yang menunjukkan perkembangan pesat, ada pula yang tidak. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kemampuan anak memahami pelajaran dan dukungan orang tua.

Ketika menghadapi nilai jelek pada rapor anak, bagaimana seharusnya reaksi dan sikap orang tua? Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan.

1. Lakukan Koreksi Diri

Apakah Anda telah cukup membantu anak untuk belajar di rumah? Sering kali, orang tua menuntut anak mendapatkan nilai bagus di sekolah tanpa turut memberikan kontribusi apa pun. Padahal, tanpa dukungan orang tua di rumah, pembelajaran anak belum maksimal.

Jadi, ketika nilai anak jelek, cobalah untuk mengoreksi diri sendiri. Jika ternyata Anda merasa belum optimal membantu anak, mulai ambil komitmen untuk mengubah hal itu.

2. Ajak Anak Berbicara

Ketika beberapa nilai mata pelajaran anak di rapor tidak memuaskan, Anda sebaiknya meluangkan waktu untuk berbicara kepada anak. Tanyakan kesulitan apa saja yang ia hadapi sehingga nilainya tidak memuaskan. Jangan menghakimi anak, apa pun yang ia ungkapkan. Ingatlah, Anda perlu mencari solusi, bukan siapa yang salah.

Sebelum berbincang-bincang secara intens, pastikan kondisi di sekitar cukup mendukung. Biarkan anak merasa bahwa ia bukan hendak dimarahi atau disalahkan. Dengan demikian, anak akan berani jujur dan Anda bisa mencari solusi paling ideal untuk situasi tersebut.

3. Tawarkan Anak Untuk Ikut Les

Saat ini, ada banyak alternatif bagi orang tua untuk membantu anak memahami pelajaran di sekolah. Salah satunya, memberikan kesempatan kepada anak untuk mengikuti les di luar sekolah. Memang, Anda harus mengeluarkan biaya tambahan. Namun, dengan hasil yang didapatkan, hal ini tentu sepadan.

Meskipun demikian, jangan memaksa anak untuk mengikuti les jika ia tidak menginginkannya. Jika anak telah diberi pengertian secukupnya mengenai manfaat les, tetapi ia tetap menolak karena alasan tertentu, orang tua perlu menghargai. Galilah kira-kira apa metode yang paling tepat untuk membantu anak belajar.

4. Hindari Menyalahkan, Fokus Pada Solusi

Reaksi paling menonjol dari orang tua ketika mengetahui anak mendapatkan nilai jelek di rapor adalah marah dan menyalahkan. Padahal, hal ini justru tidak bermanfaat bagi anak. Hal yang perlu dipahami orang tua adalah bahwa anak sebenarnya ingin membanggakan orang tua, hanya saja butuh dukungan.

Jadi, hindari keinginan untuk menyalahkan atau memarahi anak ketika ia menunjukkan laporan belajarnya di sekolah. Berikan pujian atas kejujurannya, lalu carilah solusi yang terbaik untuk masalah tersebut. Sebaliknya, jika Anda menyudutkan anak, lain kali ia lebih memilih untuk menyembunyikan apa pun dari Anda. Dengan sikap yang tepat, orang tua dapat membantu anak melewati masa-masa itu dan menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengetahui Perkembangan Anak Melalui Kriteria Ketuntasan Minimal?