04 Januari 2019 09:04:19

Ternyata, Asap Tidak Sama dengan Embun

Asap dihasilkan dari sisa-sisa pembakaran yang berbahaya jika terhirup.

Sore itu, Eko, Ale, Dondo, dan Made sedang berkumpul di teras rumah Eko. Di lapangan yang ada di depan rumah Eko, seorang laki-laki sedang membakar sampah. Laki-laki itu adalah Pak Rio, tetangga rumah Eko. Asap yang dihasilkan dari proses pembakaran sampah itu terlihat tebal dan hitam.

“Lihat, itu asap seperti yang tadi siang diceritakan Bu Sekar di kelas,” kata Ale.

Siang tadi, mereka memang baru saja mempelajari materi perubahan wujud.

“Tetapi, apakah asap sama dengan embun?” tanya Dondo.

“Tentu saja berbeda, Don,” sahut Made.

“Perbedaannya apa, Made?” tanya Dondo.

“Asap itu dihasilkan dari sisa-sisa pembakaran. Contohnya, pembakaran sampah, asap kendaraan bermotor, dan asap sisa pembakaran di pabrik,” jelas Made.

“Apakah asap itu berbahaya?” tanya Dondo.

“Jelas berbahaya, Dondo. Pada asap itu, masih ada padatan sampah dengan ukuran yang sangat kecil. Padatan inilah yang berbahaya. Jika kita menghirupnya, kita dapat sesak napas. Bahkan, mata kita terasa pedih,” jelas Made sambil menunjuk ke arah asap.

Mendengar itu, mereka pun segera pindah dan mencari tempat duduk yang jauh dari sumber asap tersebut.

“Kalau embun bagaimana?” tanya Eko yang sejak tadi diam saja.

“Embun terbentuk dari uap air yang mengalami pendinginan di malam hari ,” jawab Made.

“Iya, benar. Pada malam hari, suhu udara menjadi dingin, sehingga uap air berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air itulah yang disebut dengan embun," sahut Ale.

“Aku suka embun karena sejuk. Untungnya, embun tidak berbahaya bagi kesehatan, ya,” timpal Made.

Ketiga temannya tertawa.

“Embun memang menyegarkan. Sayangnya, pada siang hari, embun akan langsung menguap lagi karena terkena sinar matahari,” ujar Ale.  

Eko, Dondo, dan Made mengiyakan. Lalu, karena libur, Eko pun mengusulkan supaya mereka bertemu kembali besok pagi untuk melihat embun. Mereka sepakat dan berjanji untuk bangun lebih pagi.

“Jangan sampai terlambat, ya,” ujar Eko mengingatkan.

Sekarang, Dondo dan teman-teman sudah mengerti kalau asap dengan embun itu berbeda. Asap dihasilkan dari sisa-sisa pembakaran yang berbahaya jika terhirup. Sementara embun terbentuk dari uap air yang mengalami pendinginan di malam hari.

Baca juga: Bagaimana agar Es Krim Tidak Mencair?