08 Januari 2019 08:43:02

3 Karakteristik Soal HOTS yang Perlu Diketahui Guru

Soal HOTS adalah asesmen yang berbasis situasi nyata dan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Soal HOTS (High Order Thinking Skills) adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik berpikir tingkat tinggi. Kemampuan ini bukan sekadar mengingat, menyatakan kembali, atau merujuk tanpa pengolahan. Akan tetapi, melakukan transfer, mencari kaitan antara informasi, menelaah ide, dan sebagainya.

Setelah memahami pengertian dan konsep soal HOTS tersebut, barulah guru dapat menyusun soal-soal yang sesuai. Setidaknya, ada tiga karakteristik soal-soal HOTS yang merupakan ciri khas soal HOTS dengan soal-soal bukan HOTS, yaitu sebagai berikut.

1. Mengukur Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi

Kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah proses menganalisis, merefleksi, memberikan argumen, dan menerapkan konsep dalam situasi yang berbeda. Itulah sebabnya, jawaban atas soal-soal HOTS tidak tersurat secara eksplisit dalam stimulus.

Soal HOTS dirancang untuk mendorong peserta didik mendapatkan jawaban yang kreatif dan ahli dalam pengambilan keputusan secara efektif. Peserta didik juga diharapkan dapat berlatih mengeluarkan argumen dan memecahkan masalah.

Melalui soal HOTS, peserta didik dituntut untuk kreatif menyelesaikan masalah yang tidak familiar, mampu mengevaluasi strategi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah, serta dapat menemukan model penyelesaian alternatif yang berbeda dengan yang dilakukan sebelumnya. Dengan ini, kemampuan berpikir tingkat tinggi dapat dilatih dalam proses pembelajaran di ruang kelas, termasuk melalui penilaian.

2. Berbasis Permasalahan Konstekstual

Soal HOTS adalah asesmen yang berbasis situasi nyata dan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, peserta didik diharapkan dapat menerapkan konsep-konsep pembelajaran tersebut dalam menyelesaikan masalah di lingkungan sehari-hari, seperti lingkungan hidup, kesehatan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai bidang kehidupan.


3. Menggunakan Bentuk Soal yang Beragam

Soal HOTS berbentuk beragam supaya dapat memberikan informasi yang lebih rinci dan menyeluruh terhadap kemampuan peserta tes. Dengan demikian, guru dapat memberikan penilaian yang lebih objektif. Ini berarti bahwa penilaian guru tersebut sesuai dengan kondisi nyata.

Ada beberapa alternatif soal yang bisa digunakan, yaitu pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, isian singkat atau melengkapi, jawaban singkat atau pendek, dan uraian. Untuk melakukan penskoran, pembuat soal dapat menggunakan pedoman penskoran. Skor dapat diukur dari banyaknya langkah yang harus ditulis atau jumlah kata kunci yang benar.

Baca juga: Pentingnya Guru SD Memahami Konsep Penyusunan Soal HOTS.