09 Januari 2019 08:55:06

Bagaimana Langkah-Langkah Menyusun Soal HOTS?

Ada lima bentuk-bentuk soal HOTS yang dapat dibuat oleh pendidik.

Menurut Anderson & Krathwohl (2001), dimensi berpikir anak dapat diklasifikasikan dalam tiga bagian, yaitu mengkreasi, mengevaluasi, dan menganalisis. Mengkreasi identik dengan kata kerja mengkonstruksi, mendesain, menulis, mengembangkan, atau memformulasikan.

Mengevaluasi berarti dapat mengambil keputusan sendiri. Proses berpikir ini identik dengan kata kerja evaluasi, menilai, menyanggah, memilih, memutuskan, dan mendukung. Menganalisis identik dengan melakukan spesifikasi aspek atau elemen, membandingkan, memeriksa, menguji, dan mengkritisi.

Ketiga dimensi proses berpikir ini termasuk dalam HOTS (Higher Order Thinking Skill). Sementara itu, proses berpikir MOTS (Medium Order Thinking Skill) adalah mengaplikasi dan memahami, sedangkan proses berpikir LOTS (Low Order Thinking Skill) adalah sekadar mengetahui.

Pengelompokkan Level Kognitif

Puspendik (2015) melakukan klasifikasi terhadap proses berpikir tersebut dalam tiga level kognitif untuk meminimalkan perbedaan penafsiran, yaitu pengetahuan dan pemahaman (level 1), aplikasi (level 2), dan penalaran (level 3).

Level kognitif anak SD pada level 1 adalah pengetahuan dan pemahaman. Dimensi proses berpikir mencakup aktivitas mengetahui dan memahami. Ciri-ciri soal pada level 1 adalah mengukur pengetahuan yang bersifat faktual, konsep, dan prosedural. Untuk menjawab soal pada level 1 ini, peserta didik harus mengingat rumus, menghafal definisi, atau menyebut langkah-langkah melakukan sesuatu. Soal-soal pada level 1 bukan soal-soal HOTS.

Pada level 2 atau kognitif, peserta didik perlu memiliki kemampuan yang lebih tinggi. Level kognitif aplikasi mencakup dimensi proses berpikir yang bersifat menerapkan atau mengaplikasikan. Ciri-ciri soal pada level ini adalah menggunakan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural tertentu pada konsep lain di mata pelajaran yang sama atau berbeda. Ini juga bukan soal-soal HOTS.

Level 3 atau penalaran adalah level kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Untuk menjawab soal, peserta didik harus mampu mengingat, memahami, dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural, serta memiliki logika dan penalaran untuk memecahkan masalah yang bersifat kontekstual.

Menyusun Soal HOTS

Ada lima bentuk-bentuk soal HOTS yang dapat dibuat oleh pendidik, yaitu pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (benar/salah atau ya/tidak), isian singkat atau melengkapi, jawaban singkat atau pendek, dan soal uraian. Sebagai panduan, klik di sini untuk mengunduh modul penyusunan soal HOTS tahun 2017.

Baca juga: 3 Karakteristik Soal HOTS yang Perlu Diketahui Guru.