22 Januari 2019 09:39:34

Serunya Belajar Menulis Huruf

Belajar menulis huruf.

Pada suatu siang, Dik Dwi sedang belajar menulis huruf di teras rumah.

“Kenapa menulis huruf a dan e susah sekali,” keluh Dik Dwi.

Eko yang ada di dalam rumah bergegas menghampiri Dik Dwi.

“Ada apa, Dik? Kok cemberut begitu?” tanya Eko.

“Dwi tidak bisa membedakan huruf a dan huruf e, Kak. Setiap menulis pasti selalu terbalik,” keluh Dik Dwi.

“Sini Kakak bantu,” kata Eko sambil duduk di samping Dik Dwi.

Eko kemudian mengajari Dik Dwi cara membedakan huruf a dan e.

“Seperti ini, Dik. Huruf a perutnya di sebelah kiri. Sedangkan huruf e, punya ekor di sebelah kanan bawah seperti ini,” kata Eko sambil menuliskan huruf a dan e.

Dik Dwi kemudian mengikuti Eko menuliskan huruf a dan e di bukunya.

“Seperti ini ya, Kak?” tanya Dik Dwi sambil menunjukkan hasil tulisannya.

“Iya, Dik. Coba kamu ulang-ulang terus sampai bisa menulis dengan rapi.”

Dik Dwi kemudian mengulang-ulang menulis huruf a dan e.

“Kamu hanya perlu berlatih dengan tekun, Dik. Jadi, kamu bisa menulis dengan rapi dan tidak terbalik lagi,” kata Eko.

“Sekarang, Dwi sudah tidak salah lagi menulis huruf a dan e. Terima kasih, Kak Eko,” seru Dik Dwi.

Dik Dwi kemudian mulai belajar menulis huruf dengan tekun.

“Kalau kamu sudah bisa menulis huruf a dan e dengan rapi, kamu bisa belajar menulis huruf yang lainnya,” kata Eko.

Eko kemudian masuk ke dalam rumah. Ia mengambil selembar kertas latihan. Pada lembar latihan itu tertulis huruf a sampai z yang belum ditebalkan.

“Sekarang, coba kamu tebalkan huruf a sampai z pada lembar latihan ini,” kata Eko.

Dik Dwi kemudian mengerjakan lembar latihan itu dengan antusias. Ia pun semakin lancar menulis huruf.

Lembar Latihan Menulis Huruf