24 Januari 2019 10:38:52

Belajar Menulis Nama Bersama Dwi

Belajar Menulis Nama

Dwi baru saja mendapatkan kado ulang tahun dari Eko. Saat membuka kertas pembungkus kado, ia mendapatkan sebuah buku cerita anak.

“Kak, makasih ya, hadiahnya. Aku suka sekali,” kata Dwi kepada kakaknya.

“Jangan lupa ditulisi nama ya, supaya orang lain tahu kalau benda itu milikmu,” saran Eko.

Karena sangat senang, Dwi membawa buku ceritanya ke sekolah.

“Kalau kamu sudah selesai membacanya, apakah aku boleh pinjam?” tanya teman Dwi.

“Tentu saja, boleh.”

Namun, seperti saran Eko, ia terlebih dahulu ingin menulis namanya di sampul buku cerita anak tersebut. Sehingga, buku Dik Dwi tidak akan tertukar dan jika hilang, akan mudah menemukannya.

Dik Dwi juga sudah diajari oleh Eko untuk menulis namanya sendiri. Setelah nama tersebut tercantum di buku ceritanya, Dwi merasa lebih lega.

“Apakah semua barangmu diberi label nama seperti ini, Dwi?” tanya salah satu temannya.

“Iya, supaya tidak tertukar dengan benda milik orang lain,” kata Dwi.

Teman-teman Dwi berpikir bahwa itu adalah ide yang sangat kreatif sehingga mereka pun ingin menirunya.

“Apakah kalian sudah bisa menulis nama sendiri?”

Kedua temannya menggeleng.

“Menulis nama itu mudah, kok. Asal kita tahu bagaimana cara menulis huruf a sampai z dengan benar,” jelas Dik Dwi kepada temannya.

“Iya, tapi aku masih belum lancar menulis huruf a sampai z,” kata salah satu temannya.

Dik Dwi menyarankan temannya untuk berlatih lebih rajin lagi. Dik Dwi juga mengajak teman-temannya untuk belajar bersama di rumah Dwi.

Sepulang sekolah, teman-teman Dwi datang ke rumah Dwi untuk belajar menulis nama. Eko juga membantu teman-teman Dwi belajar menulis nama. Sekarang, teman-teman Dwi sudah bisa menulis nama dengan benar.

Lembar Latihan Menulis Nama