21 Februari 2019 08:52:05

Penyebab Anak Berkata Kasar dan Cara Mengatasinya

Orang tua bisa menjadi penyebab anak suka berkata kasar.

Apa yang akan Anda lakukan ketika anak berkata kasar? Sebagian orang tua pasti akan langsung menegur atau bahkan memarahi anak karena tindakan tersebut memang tidak pantas. Pada saat itu, anak mungkin akan langsung berhenti dan tidak lagi berkata kasar. Namun, apakah anak benar-benar sadar jika hal itu salah?

Kenali Penyebabnya

Jika anak sering berkata kasar, hal paling penting yang perlu Anda ketahui adalah penyebabnya. Mengapa anak bisa melakukan hal tersebut? Ada beberapa penyebab anak berkata kasar, yakni sebagai berikut.

     1. Sedang Mengeksplorasi Bahasa

Anak-anak selalu senang mengeksplorasi bahasa dan maknanya. Apalagi jika kata tersebut tergolong baru baginya. Bisa jadi, ia ternyata belum memahami arti atau dampak yang timbul dari kata yang diucapkannya. Sayangnya, anak juga bisa terpapar pengaruh lingkungan sehingga mendengar kata-kata kasar dan ingin menirunya.

     2. Cara untuk Bersosialisasi

Supaya bisa diterima oleh teman satu kelompoknya, ia juga berusaha untuk mengikuti kebiasaan di dalam kelompok tersebut. Pada kasus tertentu, ia mungkin terjebak dalam kelompok anak-anak yang suka berkata kasar. Mau tidak mau, ia harus belajar untuk menyesuaikan diri dan mulai mengucapkan kata-kata tersebut. Tujuannya tidak lain adalah supaya bisa membaur dan mendapatkan teman.

     3. Meniru Orang Tua

Hal ini tidak mustahil terjadi. Orang tua bisa menjadi penyebab anak suka berkata kasar. Di rumah, sang ayah mungkin tanpa sadar menggunakan kata-kata kasar untuk bercanda dengan temannya di telepon. Oleh anak, kebiasaan ini ditiru diam-diam. Tak heran jika ia pun terbiasa melakukannya.

     4. Melampiaskan Perasaan Negatif

Penyebab lainnya adalah adanya perasaan negatif yang harus dilampiaskannya. Anak mungkin kurang mendapatkan perhatian atau lebih sering diremehkan. Akibatnya, ia berusaha untuk lebih unggul dalam aspek tertentu, salah satunya dengan kebiasaan berkata kasar.

Cara Mengatasinya

Lalu, bagaimana cara mengatasi kecenderungan anak untuk berkata kasar? Sebelum emosi memuncak, kenali terlebih dahulu penyebabnya. Setelah itu, barulah Anda bisa mengambil tindakan yang tepat sebagai solusi.

Jika anak sering berkata kasar karena terpengaruh dari lingkungan, carilah solusi terbaik supaya anak dapat mengenal teman-teman baru. Salah satunya dengan mendaftarkan anak les sesuai hobinya. Di sini, anak akan mendapatkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus teman baru.

Namun, jika anak sering berkata kasar karena terpengaruh oleh orang tua, dalam hal ini orang tua terlebih dahulu harus berubah. Selama orang tua masih melakukan kebiasaan buruk tersebut, anak tidak akan mudah untuk berubah.

Apakah anak sering berkata kasar hanya untuk melampiaskan emosi negatifnya? Jangan abaikan hal ini. Ajaklah anak untuk berbicara dari hati ke hati dan bersikaplah sebagai teman yang mau mendengarkan masalahnya. Jika anak memiliki penyaluran yang baik, emosi negatif tersebut perlahan-lahan akan terkikis.

Sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai yang baik sejak anak masih kecil. Hal ini bukan hanya untuk menegaskan otoritas orang tua, tetapi juga untuk membangun kebiasaan secara mudah. Apabila anak bertambah dewasa, kebiasaan buruk ini biasanya sulit untuk diperbaiki.

Jadi, apakah Anda sudah mengetahui penyebab anak berkata kasar? Jika iya, segera lakukan sesuatu untuk mengatasinya.

Baca juga: Cara Mengatasi Anak yang Suka Berbohong.