25 Maret 2019 08:32:12

Menjelang Tes, Kenali Gejala Stres pada Anak

Penyebab utama stres pada anak hampir sama dengan orang dewasa.

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami stres. Sayangnya, belum semua orang tua mengenali gejala stres pada anak. Bahkan, gejala stres sering kali disalahpahami sebagai “rasa malas” atau justru sakit secara fisik karena disebabkan virus atau bakteri.

Stres pada anak biasanya terjadi menjelang tes. Drama sakit menjelang ulangan, misalnya, adalah salah satu gejala yang umum ditunjukkan anak. Dengan mengetahui apa saja penyebab dan gejalanya, orang tua dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Penyebab Stres pada Anak

Sebenarnya, penyebab utama stres pada anak hampir sama dengan orang dewasa, yaitu tekanan atau tuntutan dari lingkungan. Selain, itu stres juga bisa disebabkan karena pola makan dan pola istirahat yang tidak terjaga dengan baik.

Jika berbicara mengenai tuntutan, tak berlebihan jika anak disebut sebagai pihak yang paling tidak bisa mengelak. Tak jarang, anak dituntut oleh orang tua untuk harus bersikap baik, melebihi anak lain bahkan saudaranya sendiri. Di sekolah, anak dituntut untuk meraih nilai yang bagus atau naik kelas.

Anak juga bisa stres karena situasi di rumah, misalnya orang tua sering bertengkar atau bahkan mengalami perceraian. Bagi anak, keluarga adalah sistem keamanan yang paling dasar. Apabila keluarga bermasalah, anak pun akan ikut terdampak.

Gejala Stres pada Anak

Apakah Anda pernah mengamati anak mengeluh sakit perut ketika hari itu akan menghadapi ujian di sekolah? Bisa jadi, penyebabnya adalah stres. Anak mungkin merasa belum siap menghadapi momen ujian sehingga tubuhnya bereaksi dalam bentuk sakit secara fisik.

Gejala stres lain pada anak adalah sering menangis dan suka menyendiri. Anak juga akan mengalami berbagai reaksi psikosomatik, seperti sakit kepala, sering merasa lelah, dan gangguan tidur.

Selain itu, anak mengalami gangguan pada sistem pencernaan, baik diare maupun sembelit. Bentuk gejala stres lain adalah perilaku yang tidak biasa, misalnya lebih sering rewel atau suka berdebat.

Cara Mengatasi Stres

Cara mengatasi stres pada anak yang paling efektif adalah menelusuri penyebabnya, lalu mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Apabila anak stres menjelang ujian, misalnya, orang tua perlu melakukan beberapa langkah untuk mendukung anak, misalnya memberikan motivasi atau semangat. Orang tua bisa memberikan pujian atas usahanya sehingga anak merasa lebih percaya diri.

Sebaiknya, langkah pencegahan stres juga perlu dilakukan, misalnya dengan mengajak anak mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelumnya. Orang tua juga dapat memberikan fasilitas pada anak, misalnya dengan mengikutkan les tambahan, menyediakan buku-buku pendukung, dan sebagainya.

Sementara itu, untuk penyebab stres lainnya pada anak, orang tua bisa mengambil langkah yang dianggap paling efektif. Jadi, kenali gejala stres pada anak terlebih dahulu, barulah lakukan tindakan yang terbaik untuk mengatasinya.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Stres pada Anak dan Cara Menanggulanginya.