05 April 2019 08:42:29

Tips Berbagi Metode Parenting Lewat Media Sosial

Cara untuk mengasuh anak yang satu dengan yang lain juga cenderung berbeda.

Setiap orang tua pasti ingin selalu memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Supaya perkembangan dan pertumbuhan anak semakin optimal, orang tua berusaha semampu mungkin untuk menerapkan metode parenting yang efektif. Tak jarang, hasil penerapan itu kemudian dibagikan lewat media sosial.

Saat ini, media sosial memang sudah menjadi bagian dari eksistensi masyarakat modern. Apa pun kegiatan yang dilakukan, setiap orang pasti ingin selalu membagikannya kepada orang lain melalui media sosial. Tren pamer metode parenting di sosial media salah satunya.

Berbagi atau Pamer?

Pengalaman adalah guru terbaik. Berguru dari pengalaman orang lain juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan diri supaya lebih baik lagi. Berdasarkan alasan tersebut, ada sejumlah orang tua yang berusaha untuk membagikan tips atau informasi penting seputar pengasuhan anak melalui media sosial.

Berbagi pengetahuan mengenai metode parenting memang sah-sah saja. Bahkan, aktivitas ini bisa dikatakan sangat bermanfaat. Sayangnya, ada orang tua yang akhirnya menjadikan media sosial sebagai ajang pamer. Tujuannya bukan lagi untuk mengedukasi orang lain, tetapi membanggakan diri.

Hal ini menimbulkan perasaan lebih baik dari orang tua lain. Tak heran jika orang tua mulai membandingkan metode parenting yang digunakannya dengan orang tua lain.

Tips Berbagi Metode Parenting

Setiap anak memiliki karakter yang unik. Cara untuk mengasuh anak yang satu dengan yang lain juga cenderung berbeda. Itulah sebabnya, menerapkan pola pengasuhan dari orang tua lain kepada anak sendiri bisa jadi tidak cocok. Menyadari hal ini, orang tua pun perlu bijak dalam menyikapi perbedaan pola parenting.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh orang tua ketika berbagi di media sosial. Pertama, sadari bahwa apa yang baik untuk seorang anak belum tentu cocok bagi anak yang lain. Dengan demikian, Anda akan lebih terbuka dalam menerima perbedaan.

Kedua, tips berkomentar dengan bijak di sosial media, yaitu selalu bersikap sopan meskipun tidak mengenal secara langsung. Jadi, ketika Anda mendapati sebuah metode parenting yang sebenarnya tepat, jangan langsung menghakimi.

Ketiga, bangun empati. Tempatkan diri pada kondisi dan situasi orang tua tersebut. Dengan demikian, Anda bisa memberikan komentar yang lebih tepat dan sesuai dengan konteksnya. Tidak sedikit yang serta-merta menilai buruk orang tua lain hanya karena hal sepele.

Keempat, jangan berhenti belajar. Ilmu parenting akan terus bertambah jika diasah secara terus-menerus. Jangan pula merasa lebih tahu dan lebih baik. Jika ada orang tua yang menggunakan metode parenting lain, tidak perlu menjelekkan atau bahkan merendahkannya.

Pada zaman sekarang, media sosial memang telah mengubah banyak hal dari kehidupan manusia. Sebagai pengguna, sudah seharusnya kita memanfaatkan media sosial dengan bijak dan penuh etika, termasuk ketika berbagi metode parenting.

Baca juga: Bijak Bersosial Media: Bahaya Meneruskan Hoaks.