16 April 2019 09:30:21

Pedoman Pemilihan Guru Pendidikan Dasar Berprestasi 2019

Pemilihan Guru Pendidikan Dasar Berprestasi (Gupres).

Salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan keteladanan guru SD di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam program Kesharlindungdikdas menyelenggarakan Pemilihan Guru Pendidikan Dasar Berprestasi (Gupres). Tema yang dipilih pada 2019 ini adalah “Membangun Guru Pendidikan Dasar yang Unggul untuk Meningkatkan Pembelajaran Abad 21 dan Era Revolusi Industri 4.0”.

Tujuan Kegiatan Pemilihan Guru SD Berprestasi

Sebagai pendidik profesional, guru juga tentu harus memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial sehingga dapat menjadi teladan bagi siswa, keluarga, maupun masyarakat. Tujuan kegiatan Pemilihan Guru Pendidikan Dasar Berprestasi adalah untuk meningkatkan motivasi, dedikasi, loyalitas, serta profesionalitas guru sehingga prestasi dan kinerjanya juga meningkat.

Pedoman Pemilihan Guru Pendidikan Dasar Berprestasi

Pedoman pemilihan guru pendidikan dasar berprestasi, khususnya guru Sekolah Dasar (SD) adalah sebagai berikut.

  1. Guru SD adalah pendidik profesional bersertifikat dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada tingkat SD.
  2. Guru memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional serta mampu memenuhi Standar Nasional Pendidikan, memiliki kemampuan yang melebihi guru lain.
  3. Kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, yaitu meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasi potensi yang dimilikinya.
  4. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan personal, yaitu memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa. Guru juga dapat menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
  5. Kompetensi sosial adalah kemampuan guru menjadi bagian dari masyarakat, memiliki kemampuan berkomunikasi dan bergaul yang efektif, baik dengan peserta didik, sesama peserta didik, orang tua, maupun masyarakat.
  6. Kompetensi profesional adalah kemampuan menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam sehingga memungkinkan guru membimbing peserta didik sesuai standar kompetensi yang telah ditetapkan.
  7. Guru yang dapat mendaftar adalah guru yang memiliki karya atau prestasi yang berupa teknologi tepat guna (teknologi yang dapat memecahkan masalah sehari-hari sesuai tugasnya sebagai guru), karya seni (proses kreatif dalam bidang kesenian yang berupa hasil seni lukis, seni patung, seni musik, seni tari, dan sebagainya), karya sastra (proses kreatif yang menggunakan medium bahasa), dan inovasi dalam pembelajaran. Bisa juga berupa penulisan buku (karya ilmiah di bidang pendidikan berdaarkan buah pemikiran penulis), prestasi olah raga (capaian di bidang olahraga yang membanggakan secara nasional), pengembangan keprofesian berkelanjutan, dan portofolio (sekumpulan informasi dan bukti bahwa seseorang melaksanakan tugas dan fungsinya).

Sebagai agenda tahunan, penyelenggaraan pemilihan guru pendidikan dasar berprestasi diharapkan dapat menjadi motivasi dan dorongan bagi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas diri. Program ini juga merupakan sebuah wujud kepedulian serta apresiasi pemerintah terhadap dedikasi dan loyalitas tenaga pendidik terhadap tugasnya di bidang pendidikan.

Klik di sini untuk mengunduh Pedoman Pemilihan Guru SD Berprestasi 2019.