16 Mei 2019 08:41:55

Cara Mengenalkan Bangun Ruang kepada Anak

Belajar dengan mengamati benda di dalam rumah sangat efektif karena setiap hari ditemui oleh anak.

Bangun ruang adalah bangun tiga dimensi yang memiliki ruang dan dibatasi oleh sisi-sisi. Jenis bangun ruang antara lain balok, tabung, kubus, kerucut, bola, limas, dan prisma. Bangun ruang biasanya akan dipelajari lebih lanjut oleh anak dalam pelajaran Matematika. Meskipun demikian, orang tua dapat mengajak anak untuk mengenal bangun ruang dari lingkungan sekitar.

Tujuan Mengenalkan Bangun Ruang

Mengenalkan bangun ruang kepada anak sangat penting. Tujuan utamanya supaya anak merasa familier dengan berbagai macam bentuk bangun ruang di sekitarnya. Dengan demikian, ketika belajar di sekolah, anak tidak merasa gagap atau asing. Anak pun tidak akan merasa takut dengan materi pelajaran terkait karena sudah mengetahui bentuknya dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan kedua adalah supaya anak juga dapat membuat, memanfaatkan, dan menggunakan bangun ruang untuk kehidupan sehari-hari sesuai fungsi dan bentuknya. Contohnya, bola sebagai bangun ruang yang hanya memiliki satu sisi, akan menggelinding jika diletakkan di tempat yang miring. Jadi, bola harus ditempatkan di tempat yang datar atau disangga dengan benda lain.

Mengamati Benda di Dalam Rumah

Di dalam rumah, pasti ada benda-benda berupa furnitur atau berbagai peralatan yang digunakan sehari-hari. Belajar dengan mengamati benda di dalam rumah sangat efektif karena setiap hari ditemui oleh anak. Contoh furnitur adalah meja, kursi, lemari, rak buku, dan sebagainya. Furnitur dapat disebut sebagai contoh bangun ruang karena memiliki ciri yang serupa, yaitu memiliki ruang dan dibatasi oleh sisi-sisi.

Anda dapat mulai memperkenalkan bangun ruang dengan memperhatikan bentuk furnitur. Misalnya, lemari adalah bangun ruang yang disebut balok karena bentuknya. Ada pula rak buku yang mungkin berbentuk prisma. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan berbagai benda yang bisa ditemukan di dalam rumah, baik di ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, atau dapur.

Mengamati Benda di Luar Rumah

Cara kedua adalah belajar dengan mengamati benda di luar rumah. Dibandingkan di dalam rumah yang terbatas, benda-benda yang berada di luar rumah sangat bervariasi. Anda dapat memulai dari lingkungan di luar rumah, selanjutnya juga bisa dilakukan ketika sedang berpiknik atau berkunjung ke suatu tempat.

Contoh-contoh bangun ruang di luar rumah antara lain tempat sampah yang berbentuk tabung, atap rumah yang berbentuk limas, lampu taman yang berbentuk bola, dan sebagainya. Semua benda dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar bangun ruang bagi anak.

Ketika bepergian ke suatu tempat, jenis bangun ruang yang akan ditemui tentu jauh lebih banyak dan beragam. Itulah sebabnya, mengajak anak bermain atau piknik di luar rumah sangat penting. Selain dapat bersenang-senang, anak pun akan memiliki kesempatan untuk belajar dari hal-hal yang ditemuinya.

Baca juga: Tips Mengenalkan Nilai Mata Uang kepada Anak.