23 Oktober 2019 11:36:56

Inilah Profil Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi RI Periode 2019-2024

Presiden Joko Widodo melantik Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi Indonesia Periode 2019-2024.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah melantik menteri-menteri dalam susunan Kabinet Indonesia Maju untuk masa jabatan 2019-2024 pada hari Rabu, 23 Oktober 2019. Pada hari pelantikan menteri tersebut, Nadiem Makarim diangkat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi Indonesia. Sebelumnya, pemilik nama lengkap Nadiem Anwar Makarim dikenal sebagai pendiri serta CEO GO-JEK, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.

Profil Singkat Nadiem Makarim

Nadiem Anwar Makarim adalah seorang pengusaha muda Indonesia yang lahir di Singapura pada tanggal 4 Juli 1984. Beliau adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim, seorang aktivis dan pengacara terkemuka dengan Atika Algadri, seorang penulis lepas yang juga putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia. Nadiem Makarim telah menikah dengan Franka Franklin. Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Solara Franklin Makarim.

Pendidikan Nadiem Makarim

Selama menempuh pendidikan dasar hingga menengah atas, Nadiem selalu berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura. Setelah menyelesaikan SMA di Singapura, Nadiem melanjutkan pendidikannya di Brown University, Amerika Serikat jurusan Hubungan Internasional pada tahun 2002. Pada tahun 2006, Nadiem berhasil meraih gelar sarjana. Tiga tahun kemudian, Nadiem mengambil pascasarjana dan memperoleh gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.

Kontribusi Nadiem Makarim untuk Indonesia

Tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Kemudian, Nadiem beralih sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia setelah beliau memperoleh gelar MBA. Di perusahaan tersebut, beliau menjabat sebagai Co-Founder dan Managing Director. Setelah keluar dari Zalora, Nadiem menjadi Chief Innovation Officer (CIO) di Kartuku hingga akhirnya fokus mengembangkan GO-JEK yang telah dirintis sejak tahun 2011.

Pada Agustus 2016, GO-JEK berhasil memperoleh pendanaan sebesar USD 500 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium. GO-JEK juga mengakuisisi Kartuku, Midtrans, dan Mapan untuk mendukung ekspansi GO-PAY yang berkembang di luar ekosistem GO-JEK pada tahun 2018. Sampai saat ini, GO-JEK sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia dengan valuasi mencapai USD 10 Miliar. Nadiem Makarim pun menduduki urutan ke-150 dalam 150 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2018 dengan total kekayaan mencapai Rp 1,4 Miliar.

Prestasi yang diukir pria berusia 35 tahun ini nampaknya cukup untuk meyakinkan Presiden Joko Widodo. Hingga akhirnya, pada 21 Oktober 2019, Nadiem Makarim diundang ke Istana Kepresidenan oleh Presiden Joko Widodo. Beliau mendapat tawaran pada posisi strategis bidang pendidikan di kabinet berikutnya. Pada 23 Oktober 2019, secara resmi Presiden Joko Widodo pun melantik Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi Indonesia Periode 2019-2024.