25 November 2017, 09:25:48 WIB
Penetapan Angka Kredit (PAK) Guru PNS dan Guru Bukan PNS

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November bertepatan dengan hari lahirnya PGRI sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa dan dedikasi guru. Selain itu, pemerintah secara khusus juga memberi penghargaan terhadap guru dalam bentuk hak kenaikan pangkat. Hak tersebut diperuntukkan bagi semua guru, baik guru PNS maupun guru bukan PNS. Pertimbangan pemberian hak tersebut disesuaikan dengan penetapan angka kredit sebagai bukti fisik hasil prestasi kerja guru. Ketentuan mengenai Penetapan Angka Kredit (PAK) guru telah diatur dalam Permendikbud Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyesuaian Penetapan Angka Kredit Guru PNS dan Guru Bukan PNS. Dasar hukum tersebut merupakan revisi atas Permendikbud Nomor 4 Tahun 2014.

Penyesuaian PAK untuk Guru PNS

Penyesuaian PAK bagi guru PNS merupakan penyesuaian angka kredit unsur dan subunsur kegiatan guru yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang meliputi pendidikan, pembelajaran/bimbingan dan tugas tambahan, pengembangan keprofesian dan berkelanjutan, serta unsur penunjang. Berikut ini penyesuaian angka kredit dari unsur dan subunsur kegiatan guru PNS.

1. Pendidikan

Unsur pendidikan meliputi subunsur pendidikan sekolah dan subunsur diklat kedinasan atau diklat prajabatan. Angka kredit subunsur pendidikan sekolah disesuaikan dengan ijazah pendidikan tertinggi sesuai PAK dan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat terakhir. Sementara itu, angka kredit subunsur diklat kedinasan dialihkan ke unsur pengembangan keprofesian dan berkelanjutan, sedangkan angka kredit subunsur diklat prajabatan dikosongkan karena diberikan untuk guru baru yang diusulkan untuk ditetapkan jabatan fungsionalnya.

2. Pembelajaran/Bimbingan dan Tugas Tambahan

Penyesuaian angka kredit pada pembelajaran/bimbingan dan tugas tambahan didasarkan pada PBM bagi guru kelas atau guru mata pelajaran, bimbingan bagi guru BK, serta tugas tambahan bagi guru yang menjabat kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/madrasah, kepala perpustakaan, ketua program keahlian/program studi atau sejenisnya, serta kepala laboratoriuam/bengkel/unit produksi atau sejenisnya.

3. Pengembangan Keprofesian dan Berkelanjutan

Penyesuaian angka kredit pada pengembangan keprofesian dan berkelanjutan dapat berupa kegiatan pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan/atau pengembangan karya inovatif. Pengembangan diri meliputi diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Publikasi ilmiah mencakup presentasi pada forum ilmiah, laporan hasil penelitian, makalah tinjauan pendidikan, buku teks pelajaran, serta buku pengayaan dan pedoman guru. Sementara itu, karya inovatif dapat berupa teknologi tepat guna, karya seni, modifikasi alat pembelajaran, serta pengembangan penyusunan standar, pedoman soal, dan sejenisnya.

4. Unsur Penunjang

Unsur penunjang dari PAK guru PNS meliputi ijazah yang tidak sesuai dan pendukung tugas guru. Angka kredit dari penunjang tersebut disesuaikan dengan ketentuan sisa angka kredit yang telah dikurangi untuk penambahan angka kredit subunsur pendidikan akan dialihkan menjadi angka kredit pada subunsur pendukung tugas guru.

 

Penyesuaiaan PAK untuk Guru Bukan PNS

Penyesuaian PAK bagi guru bukan PNS dilakukan berdasarkan angka kredit kumulatif dan jenjang jabatan seperti yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 22 Tahun 2010 tentang Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka kreditnya. Penyesuaian PAK bagi guru bukan PNS diuraikan ke dalam angka kredit berikut.

1. Pendidikan sekolah

Angka kredit pendidikan sekolah bagi guru bukan PNS ditentukan sesuai dengan ijazah pendidikan tertinggi yang telah dipergunakan sebagai dasar penetapan inpassing.

2. Pembelajaran/Bimbingan dan Tugas Tambahan
Angka kredit pembelajaran/bimbingan dan tugas tambahan bagi guru bukan PNS merupakan selisih antara angka kredit kumulatif dengan ijazah.