02 Juni 2017, 09:24:49 WIB
Bagaimana Sikap Orang Tua Jika Anak Mogok Sekolah?

Sekolah merupakan lingkungan baru setelah lingkungan keluarga yang anak kenal sejak kecil. Untuk sebagian anak, rasa ragu dan malu muncul ketika mereka berinteraksi dengan lingkungan luar selain keluarganya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kurangnya rasa percaya diri anak menghadapi lingkungan barunya. Akibatnya bisa bermacam-macam, mulai dari muncul rasa ketakutan anak untuk pergi bersekolah, tidak bersemangat sekolah, minat belajar yang menurun, hingga mogok sekolah.

Mulai dari Mengenali Penyebabnya

Menurut para psikolog, mogok sekolah merupakan kejadian saat seorang anak mengalami keengganan untuk datang ke sekolah karena suatu sebab. Repotnya, orang tua lah yang harus mencari-cari alasan kepada guru untuk bisa memberi izin, dan ini bisa saja terjadi setiap hari. Untuk mencari solusi, kita harus melihat dengan jeli penyebabnya. Berikut beberapa faktor yang biasanya menjadi penyebab ketakutan anak untuk sekolah.

1. Merasa nyaman di rumah karena anak lebih bebas

Berbeda dengan sekolah yang dituntut mengikuti rutinitas pelajaran dan aturan, anak bebas melakukan apa saja ketika berlibur di rumah. Beberapa anak merasa lebih senang di rumah karena proses pembelajaran di sekolah membosankan, rasa tertekan pada pertanyaan yang sering kali dilontarkan selama pembelajaran, atau bahkan adanya ketakutan atas perilaku bullying dari teman sebaya.

2. Ada kejadian yang tidak menyenangkan di sekolah

Beberapa anak mungkin memulai sekolah dengan pengalaman tidak menyenangkan. Bertemu teman yang nakal, memiliki guru yang galak, merasa ditinggalkan oleh orang tua, diberi banyak sekali tugas, semua itu membuat anak stress dan tidak merasa senang. Hal-hal tersebut membuat anak ingin dekat dengan orang tuanya karena dia merasa bahwa sekolah adalah tempat yang tidak nyaman. Oleh karena itu, kita sering menjumpai anak yang rewel ketika ditinggal di dalam kelas.

Mengusahakan Solusi Terbaik

Berbagai penyebab tersebut dapat menjadi perhatian kita saat menghadapi anak yang takut sekolah. Solusi bagi orang tua menghadapi anak yang takut sekolah yaitu menanamkan rasa percaya diri anak dengan melakukan langkah-langkah berikut.

1. Pujian

Memperbanyak pujian bagi anak dibandingkan menunjukkan keburukannya adalah solusi pertama. Kita dapat memperhatikan prestasi-prestasi kecil seperti bisa menyiapkan peralatan sekolah, menghabiskan bekal, mengikat tali sepatu, atau memuji hasil karyanya di sekolah. Memberikan sebanyak mungkin pujian di setiap kegiatan sehari-harinya akan menumbuhkan rasa percaya diri anak.

2. Penerimaan

Menerima anak apa adanya dengan semua kelebihan dan kekurangannya. Jangan terus membandingkan dengan saudara atau teman sebaya karena berdampak pada turunnya semangat anak untuk terus belajar. Melihat kelebihan yang dimiliki anak dibanding kekurangannya membuat anak lebih percaya diri.

3. Pemahaman

Menempatkan diri sebagai anak dan mengingat hal yang dulu membuat kita tidak percaya diri bisa diterapkan pada kasus ini. Pahami mengapa anak tidak suka sekolah, sementara teman sebayanya bisa santai dan bergembira. Menerapkan cara mengatasi rasa tidak percaya diri berdasarkan pengalaman orang tua sewaktu kecil juga bisa membantu anak menumbuhkan rasa percaya dirinya.

4. Sugesti positif

Membuka komunikasi tidak bisa dengan jalan memarahi, membentak, atau memaksa. Kita harus berusaha melakukannya dnegan sugesti yang positif. Memandang segala sesuatu positif akan membawa hasil yang positif pula. Memberikan senyum yang tulus, menatap matanya dengan hangat, serta memeluknya akan membuat anak merasa aman dan nyaman.