17 Juli 2017, 09:11:29 WIB
Persiapkan Anak Untuk Menghadapi Ujian Sekolah Dasar!

Ujian seringkali menjadi hal yang ditakutkan oleh anak karena ujian akan menuntut anak untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam soal. Ketakutan tersebut terjadi karena kurangnya persiapan sebelum menghadapi ujian. Anak terbiasa menerapkan sistem kebut semalam yakni mempelajari materi ujian sehari sebelum menghadapi ujian. Padahal, belajar dengan sistem kebut semalam tersebut sangat tidak efektif mengingat begitu banyak materi yang harus dipelajari.

Maka dari itu, persiapan merupakan hal penting yang harus dilakukan anak untuk menghadapi ujian agar hasil ujian bisa memuaskan. Berikut ini beberapa persiapan yang bisa dilakukan sebelum menghadapi ujian.

1.        Belajar Setiap Hari

Belajar seharusnya menjadi rutinitas sehari-hari karena setiap akhir pembelajaran pasti dilakukan ujian untuk mengevaluasi seberapa efektif penyerapan mata pelajaran oleh anak. Dengan membiasakan membaca materi pelajaran secara rutin setiap hari akan meringankan beban anak untuk belajar saat mendekati waktu ujian tiba. Metode belajar yang bisa diterapkan untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran adalah dengan kegiatan menyimak, mencatat, dan mengulang. Hal tersebut akan membantu anak memahami materi pelajaran dengan cepat.

2.        Berlatih Mengerjakan Soal

Kegiatan belajar sebelum menghadapi ujian bukan hanya sebatas membaca materi pelajaran. Persiapan sebelum ujian juga bisa dilakukan dengan membiasakan berlatih mengerjakan soal, terutama untuk pelajaran yang membutuhkan latihan dalam penggunaan rumus seperti matematika, fisika, atau kimia. Dengan latihan soal, anak belajar melatih logika, bukan menghafalkan jawaban. Setiap kali anak selesai mempelajari suatu topik pelajaran, cobalah untuk mengisi latihan soal. Dari sana akan terlihat seberapa jauh penyerapan materi yang sudah dipelajari. Latihan soal juga bertujuan untuk mengenal model-model soal latihan sekaligus mengasah kemampuan dalam menjawab pertanyaan ujian.

3.        Mempersiapkan Mental

Selain persiapan materi pelajaran dan latihan soal, hal penting lainnya sebelum menghadapi ujian adalah persiapan mental. Jika mental anak tidak siap menghadapi ujian, persiapan belajar yang sudah dilakukan akan sia-sia karena anak merasa gugup, takut gagal, lupa, dan tidak teliti menjawab soal ujian. Salah satu munculnya ketidaksiapan mental juga bisa terjadi karena anak menerapkan sistem kebut semalam. Karena banyaknya materi yang harus dipelajari dalam waktu yang singkat membuat mental anak tidak siap karena takut tidak menguasai materi. Alangkah baiknya sehari sebelum ujian digunakan siswa untuk beristirahat dari rutunitas belajar dan menyiapkan mental agar lebih siap dan juga tidak gugup saat ujian karena anak sudah berusaha belajar sejak jauh-jauh hari.

4.        Motivasi dari Orang Tua

Motivasi orang tua merupakan faktor eksternal yang dibutuhkan anak sebelum menghadapi ujian. Mendampingi anak selama belajar akan meningkatkan prestasi belajar mereka. Dengan didampingi orang tua, anak akan lebih giat dan semangat dalam belajar karena anak akan merasa diperhatikan dan mendapat dukungan penuh dari orang tua. Sesekali berilah pujian dalam bentuk verbal atau reward positif ketika anak sudah bersungguh-sungguh dalam belajar.

5.        Mengikuti Bimbingan Belajar

Jika orang tua dengan terpaksa tidak bisa mendampingi anak belajar, memberikan les pelajaran tambahan oleh tenaga profesional akan membantu anak saat ujian. Bimbingan belajar di luar jam sekolah akan membantu anak menghadapi kesulitan-kesulitan pelajaran. Bimbingan belajar biasanya menerapkan metode pembelajaran yang berbeda dengan sekolah karena sifatnya individual. Hal tersebut akan membantu menemukan gaya belajar yang efektif bagi anak.