19 Juli 2017, 08:41:55 WIB
Manfaat Ekstrakurikuler Olahraga untuk Anak dengan Tipe Kecerdasan Kinestetik

Setiap anak memiliki potensi yang sudah dibawa sejak lahir dan perlu dikembangkan melalui kegiatan pengembangan diri. Dalam teori kecerdasan majemuk dijelaskan bahwa setiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing yang perlu dikembangkan oleh lingkungan. Salah satu jenis kecerdasan majemuk tersebut adalah kecerdasan kinestetik. Kecerdasan ini meliputi kemampuan-kemampuan fisik yang spesifik seperti koordinasi, keseimbangan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima rangsangan serta hal yang berkaitan dengan sentuhan. Ada banyak aktivitas yang menggunakan kecerdasan kinestetik, salah satunya adalah olahraga.

Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang bisa menstimulasi tumbuh kembang fisik anak. Olahraga menjadi hal yang wajib dilakukan di setiap satuan pendidikan karena manfaat yang dirasakannya sangat banyak. Selain sebagai kegiatan wajib, olahraga bisa menjadi sarana untuk mengenal potensi yang dimiliki oleh anak berdasarkan kecerdasan kinestetiknya. Tidak hanya menjadi mata pelajaran wajib, sekolah juga bisa mengadakan ekstrakurikuler olahraga untuk melihat sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak. Ada banyak ekstrakurikuler olahraga yang bisa diadakan oleh sekolah seperti berenang, bela diri, sepak bola, dan sebagainya. Orang tua bisa mengajak anak untuk berdialog menentukan ekstrakurikuler olahraga mana yang paling diminati sehingga anak semangat mengikuti kegiatan tersebut. Dari sanalah orang tua bisa melihat dan juga mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak berdasarkan kecerdasan kinestetiknya.

Selain berguna untuk mengembangkan potensi anak, olahraga juga memberikan banyak manfaat yang nantinya akan mendukung potensi anak ke depannya. Adapun manfaat yang akan dirasakan dengan mengikutsertakan anak dalam ekstrakurikuler olahraga di antaranya adalah sebagai berikut.

1.    Manfaat Kesehatan

Aktivitas fisik yang teratur dengan olahraga akan memberikan perubahan positif bagi tubuh anak sehingga lebih sehat. Contohnya olahraga berenang yang bermanfaat untuk penderita asma karena berenang dapat meningkatkan kesehatan paru-paru. Tubuh yang sehat merupakan bekal utama bagi anak untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

2.      Melatih Kedisiplinan

Setiap aktivitas olahraga pasti memiliki aturan bermain tersendiri. Di sini anak akan terbiasa dengan aturan bermain setiap olahraga yang ditekuni sehingga akan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu olahraga yang mengajarkan kedisiplinan adalah olahraga bela diri. Anak akan terbiasa mengikuti aturan dan memegang teguh prinsip ajaran dalam bela diri yang didalamnya mengajarkan kebaikan.

3.      Menyenangkan

Olahraga seringkali dilakukan di luar ruangan, bersentuhan langsung dengan alam dan sekitar. Hal tersebut akan menimbulkan rasa senang pada diri anak dibanding belajar terus menerus di dalam kelas. Olahraga membuat anak merasa sedang bermain namun tetap belajar dengan cara yang sangat menyenangkan.

4.      Melatih Kekuatan Mental dan Fisik

Dalam kegiatan olahraga, anak dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan mereka untuk berlatih dan berjuang. Hal tersebut bertujuan untuk melatih kekuatan mental dan fisik. Seperti dalam olahraga bela diri, anak akan terbiasa memberi dan menerima serangan. Hal tersebut akan menumbuhkan perspektif positif agar anak tidak pantang menyerah.

5.      Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Dengan mengikuti ekstrakurikuler olahraga, anak akan yakin dengan kekuatan yang dimilikinya. Hal tersebut akan menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri anak. Kepercayaan diri merupakan bekal penting bagi anak untuk mengembangkan potensinya pada masa yang akan datang. Sikap percaya diri akan meningkatkan rasa optimis anak dalam segala tindakan.