19 Juli 2017, 09:48:05 WIB
Mengembangkan Kecerdasan Musikal Anak Melalui Kursus Musik

Saat ini musik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari setiap orang. Di berbagai tempat diperdengarkan musik yang berfungsi untuk hiburan dan relaksasi. Selain untuk hiburan dan juga relaksasi, musik memiliki beragam manfaat lain yang sangat luar biasa, di antaranya untuk peningkatan kecerdasan, kreativitas, produktivitas, dan kesehatan. Dalam teori kecerdasan majemuk seseorang yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan, mengekspresikan, dan menikmati bentuk-bentuk dan suara merupakan tipe orang yang memiliki kecerdasan musikal. Kecerdasan musikal tersebut akan semakin berkembang jika dapat dideteksi secara dini serta dilatih terus menerus dengan mengikuti beragam pelatihan musik.

Musik untuk Mengembangkan Kecerdasan Anak

Manfaat stimulasi musik untuk kecerdasan sudah dibuktikan dalam beberapa penelitian, di antaranya penelitian yang dilakukan oleh E. Glenn Schellenberg dari Universitas Toronto pada tahun 2004. Penelitian tersebut menyatakan bahwa IQ anak yang berlatih piano dan bernyanyi memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi tiga kali lipat dibandingkan dengan kecerdasan anak sebayanya yang tidak bermain musik. Penelitian menyebutkan bahwa anak yang bermain musik lebih berprestasi di sekolah daripada mereka yang tidak (penelitian Departemen Pendidikan AS, 1998).

Jika selama ini kebanyakan pendidikan di sekolah hanya berorientasi pada pengembangan otak kiri yang berfungsi untuk menganalisis segala sesuatu secara matematis dan logis, maka musik berperan untuk mengembangkan kecerdasan otak kanan. Dengan kata lain musik berguna untuk menyeimbangkan perkembangan otak kanan dan kiri pada anak. Dengan otak kanan, anak-anak akan mampu mengembangkan kreativitas, intuisi, dan imajinasi dalam dirinya.

Kursus Musik untuk Mengembangkan Kecerdasan Musikal Anak

Peran orang tua untuk menumbuhkan minat anak terhadap musik sangatlah penting. Usia yang paling tepat untuk mengenalkan musik pada anak ialah ketika anak berada pada usia TK dan SD. Pada usia tersebut setidaknya perkenalkan satu alat musik untuk dipelajari. Untuk mengembangkan kecerdasan musikal bisa dimulai dengan mengajak anak melihat pentas musik sambil memperkenalkan beragam jenis alat musik yang digunakan. Dari sana anak akan mulai mengenal musik. Tidak lupa deteksi minat anak terhadap musik untuk menentukan tempat yang tepat bagi anak untuk belajar musik. Tugas orang tua selanjutnya adalah mengarahkan minat anak ke arah positif dengan menawarinya kesempatan belajar musik di tempat kursus. Di tempat kursus musik, anak akan menemukan minatnya sendiri tanpa paksaan dari orang tuanya untuk belajar musik.

Saat anak sudah menemukan minatnya di bidang musik, orang tua tidak bisa lepas tangan begitu saja mempercayakan pendidikan ke tempat kursus musik. Dalam tahapan ini orang tua memiliki peran penting membimbing dan mendukung kemampuan belajar musik anak. Sesibuk apapun orang tua, sesekali luangkan waktu untuk menemani anak belajar musik saat latihan di rumah. Sesekali orang tua juga bisa mengajak anak menonton konser musik yang akan membuat anak termotivasi untuk menjadi seorang pemusik yang hebat. Jangan segan untuk menanyakan perkembangan musik anak pada pelatihnya sambil memberikan saran pembelajaran yang tepat bagi anaknya. Dalam hal tersebut orang tua memiliki peran yang sangat penting atas keberhasilan pendidikan bermusik seorang anak.