12 Januari 2019, 08:31:45 WIB
3 Hal yang Perlu Dikomunikasikan Orang Tua dengan Guru Kelas

Salah satu peran guru kelas selain tugas administratif adalah mengamati perkembangan belajar anak. Tak heran, guru kelas adalah orang yang paling tahu kondisi anak di sekolah. Oleh karena itu, tidak salah jika orang tua wajib membangun komunikasi yang baik dengan guru kelas. Ada tiga hal yang perlu dikomunikasikan oleh orang tua dengan guru kelas, yaitu sebagai berikut.

1. Membahas Nilai Anak

Ketika nilai anak kurang memuaskan, orang tua disarankan untuk mencari akar permasalahannya. Ada banyak faktor yang membuat anak tidak bisa mendapatkan nilai yang baik. Salah satunya, metode belajar yang kurang cocok. Ada beberapa anak yang memiliki cara belajar yang unik sehingga harus mendapatkan perlakuan berbeda.

Faktor lainnya adalah karena situasi belajar yang tidak ideal. Ada beragam penyebabnya, mulai dari gangguan berlebihan dari teman, tempat duduk yang kurang strategis, atau hal-hal lainnya.

Itulah sebabnya, membangun komunikasi dengan guru kelas tentang nilai sangat penting. Sebagai orang tua, Anda tentu lebih mengenal karakter anak. Berdiskusilah mengenai solusi yang paling memungkinkan untuk dilakukan supaya anak dapat belajar dengan maksimal.

2. Membahas Perubahan Sikap Anak

Orang tua tentu akan menyadari jika sikap anak berubah. Penyebabnya beragam, bisa karena menghadapi masalah di rumah maupun di sekolah. Apabila perubahan yang ditunjukkan tersebut mengkhawatirkan, misalnya anak sering melamun, terlihat murung, kurang bersemangat, dan sebagainya, orang tua tidak boleh mengabaikan atau menganggapnya sepele.

Komunikasi dengan guru kelas tentang perubahan sikap anak perlu segera dilakukan untuk menghindari dampak yang merugikan. Berdiskusilah dengan guru kelas mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dialami anak sehingga mengalami perubahan sikap.

Dengan komunikasi yang baik, orang tua dan guru kelas dapat segera mencari tahu penyebabnya dan kemudian melakukan tindakan untuk mengatasinya.

3. Membahas Perundungan (Bullying)

Orang tua juga wajib mengajak guru kelas untuk berdiskusi tentang bullying yang dialami anak. Pada zaman sekarang, bullying bisa terjadi kapan saja tanpa sepengetahuan orang tua maupun guru. Anak biasanya tidak berani berterus terang kepada guru atau pihak sekolah perihal situasi yang dialaminya tersebut.

Komunikasi dengan guru kelas tentang bullying dapat menjadi alarm khusus bagi pihak sekolah supaya melakukan perbaikan sistem pendidikan. Mendiskusikan hal ini secara terbuka juga akan menghindarkan anak-anak lain untuk mengalami peristiwa serupa.

Ketiga hal tersebut perlu dibahas oleh orang tua dengan guru. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi anak di sekolah. Dengan komunikasi yang baik dan lancar antara orang tua dan guru, bisa dipastikan jika solusi yang diputuskan pun lebih efektif dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak.

Baca juga: Cara Membangun Komunikasi yang Positif dengan Guru Kelas.