22 Februari 2019, 08:28:35 WIB
5 Cara Mendidik Anak Rajin Menabung Sejak Dini

Salah satu kewajiban orang tua adalah mengajarkan hal-hal yang baik dan bermanfaat pada anak. Tujuannya adalah supaya anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. Sering kali, perilaku buruk seseorang pada saat dewasa sebenarnya bermula sejak kecil, yaitu karena ia tidak pernah mendapatkan didikan dan teguran dari orang tua. 

Salah satu kebiasaan penting yang perlu ditanamkan kepada anak sejak masa kecil adalah menabung. Pentingnya kebiasaan menabung bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Namun, ada tantangan tersendiri ketika mengajarkan hal ini kepada anak. Berikut cara mengajarkan anak menabung sejak dini.

1. Mulai dengan Recehan

Tidak perlu menargetkan hasil yang besar ketika mengajar anak untuk menabung. Mulailah dengan mengumpulkan uang receh hasil kembalian belanja. Buat komitmen untuk selalu memasukkan uang tersebut ke dalam celengan yang telah ditentukan.

Uang receh biasanya sering dianggap remeh. Kesempatan ini juga bisa Anda gunakan untuk mengajak anak belajar menghargai uang receh. Jika dikumpulkan terus-menerus, uang receh akan sangat bernilai.

2. Membeli Celengan Unik

Salah satu strategi untuk mendorong anak supaya rajin menabung adalah menyiapkan sebuah celengan unik. Bentuk atau warna celengan yang menarik perhatian akan membuat anak senang.

Pilihlah celengan yang berbentuk binatang atau benda yang akrab bagi anak, misalnya ayam dan mobil. Semakin unik celengan yang dipilih, semangat anak pun akan semakin besar untuk menambah isi tabungannya secara rutin.

3. Tunjukkan Teladan

Supaya anak dapat belajar nilai-nilai tertentu secara efektif, orang tua tidak perlu terlalu banyak membeberkan teori, tetapi praktiknya kurang. Jika Anda ingin anak rajin menabung, lakukan juga hal yang sama. Jika perlu, letakkan celengan Anda dan anak berdampingan dan menabunglah bersama-sama.

Teladan sangat besar nilainya, bahkan melebih banyak teori yang terus-menerus disampaikan. Apakah Anda lelah mengajak anak untuk menabung karena tetap tidak digubris? Mulailah dengan melakukan apa yang Anda katakan.

4. Ajaklah Anak Terlibat

Tidak ada yang lebih menyenangkan bagi anak selain dilibatkan dalam pekerjaan atau kesibukan orang tuanya. Sayangnya, sering kali orang tua melarang anak untuk melakukan berbagai hal karena dianggap memiliki risiko dan membahayakan anak. Ada pula tipe orang tua yang selalu meragukan kemampuan anaknya.

Khusus untuk aktivitas sederhana seperti menabung, sebenarnya tak ada alasan besar untuk tidak melibatkan anak selama orang tua tetap aktif mengawasi. Anak-anak di bawah usia 3 tahun terutama perlu diperhatikan saat memegang uang koin karena berisiko tertelan.

5. Tunjukkan Dampaknya

Anak tentu akan bertanya-tanya mengapa ia harus menyimpan uang di celengan. Di sinilah tugas orang tua untuk menjelaskan sebaik mungkin. Sampaikan bahwa anak akan dapat membeli barang kebutuhannya jika tabungannya sudah cukup.

Namun, jangan lupa bahwa pernyataan ini perlu Anda tepati untuk membangun kepercayaan anak. Tidak jarang, ada orang tua yang menggunakan uang tabungan tersebut tanpa sepengetahuan anak karena desakan kebutuhan. Meskipun uang tersebut sejatinya milik orang tua, sebaiknya ajaklah anak untuk membicarakannya terlebih dahulu.

Baca juga: Penyebab Anak Berkata Kasar dan Cara Mengatasinya.