23 Februari 2019, 09:24:36 WIB
Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Indonesia

Gempa bumi adalah salah satu bencana yang selalu mengintai Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya peristiwa gempa bumi yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir. Karena bencana tersebut, banyak korban berjatuhan, baik luka maupun korban jiwa.

Oleh karena itu, untuk menghadapi situasi tersebut, perlu adanya mitigasi bencana gempa yang baik dan dipahami oleh seluruh masyarakat. Sejumlah strategi dilakukan supaya penduduk lokal dapat menyelamatkan diri ketika gempa bumi terjadi dan korban tidak terlalu banyak bahkan berkurang sama sekali.

Penyebab Gempa

Apa sebenarnya penyebab gempa? Seperti yang sudah disebutkan, letak geografis Indonesia sangat berpengaruh. Indonesia adalah tempat pertemuan tiga lempeng bumi. Ketiga lempeng bumi ini saling mendorong secara terus-menerus. Semakin banyak lempeng, patahannya akan semakin berbahaya.

Patahan tersebut adalah sumber gempa, meskipun energinya tidak sebesar tumbukan antara lempeng. Karena patahan-patahan ini terdapat di bawah kota-kota dan rumah-rumah, bahayanya cukup besar. Gempa bumi ini disebut sebagai gempa bumi tektonik.

Selain itu, ada pula yang disebut gempa vulkanik. Ini adalah gempa bumi yang terjadi karena aktivitas magma. Aktivitas magma biasanya akan terus meningkat sebelum gunung berapi meletus.

Mitigasi Bencana

Sejak dahulu, salah satu strategi yang dilakukan oleh penduduk Indonesia adalah dengan membangun rumah tradisional yang tahan terhadap gempa. Ada beberapa metode yang bisa dilakukan, yaitu memperpendek tiang-tiang penyangga, kolom penyangga tidak ditanam di tanah, atau menggunakan teknik sambung dan ikat.

Selain mengevaluasi atau merenovasi ulang struktur bangunan, upaya untuk mengantisipasi bencana gempa bumi adalah mengenali lingkungan tempat tinggal atau tempat bekerja. Perhatikan letak lift dan tangga darurat, tempat aman untuk berlindung, tempat obat-obatan, dan alat pemadam kebakaran. Lalu, catat pula nomor penting yang harus dihubungi ketika gempa bumi terjadi.

Hal lainnya yang perlu dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana gempa di rumah adalah memperhatikan benda-benda berat yang digantung atau menempel di dinding. Pada umumnya, penyebab kecelakaan yang paling banyak terjadi ketika gempa adalah jatuhnya material dari atas dan melukai orang di bawahnya. Jadi, usahakan agar material berat tersebut diletakkan di bawah untuk menghindari risiko berbahaya.

Selain itu, mengetahui strategi yang perlu dilakukan saat terjadi gempa bumi juga dapat membantu mengurangi risiko. Jika ada di dalam bangunan, misalnya, lindungi badan dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di tempat yang aman.

Apabila Anda berada di luar bangunan, hindari bangunan yang berpotensi runtuh, tiang listrik atau pohon. Jika tinggal di sekitar pantai, menjauhlah dari lokasi tersebut untuk menghindari tsunami. Jika berada di area pegunungan, hindari daerah yang mungkin dapat longsor.