20 Maret 2019, 09:02:25 WIB
Mengembangkan Potensi Kecerdasan Anak yang Gemar Berhitung

Setiap anak dilahirkan dengan membawa potensi dan keunikan masing-masing yang memungkinkan mereka untuk menjadi cerdas. Howard Gardner dalam bukunya Multiple Intelligence menyatakan terdapat 8 kecerdasan pada manusia. Salah satunya adalah kecerdasan matematis.

Teori Kecerdasan Matematis

Dalam teori kecerdasan matematis, ada beberapa ciri seseorang yang memiliki jenis kecerdasan matematis. Ciri-ciri tersebut, yaitu apabila anak suka berhitung dan memiliki keahlian dalam menggunakan keterampilan matematis, mulai dari memperkirakan, menafsirkan statistik, hingga menghitung algoritma.

Selain itu, anak juga suka memecahkan permasalahan yang bersifat kompleks, misalnya fisika, kalkulus, pemograman komputer, dan sebagainya. Bahkan, pada kasus tertentu, anak menggunakan teknologi untuk memecahkan persoalan matematis. Jika anak diminta untuk menyelesaikan soal matematika, ia akan dengan mudah melakukannya.

Mengarahkan Minat Anak

Jika anak menunjukkan sejumlah ciri-ciri tersebut, orang tua perlu menyadari bahwa anak sebenarnya memiliki kecerdasan logika matematika. Tugas orang tua adalah mengarahkan minat anak gemar berhitung supaya potensinya semakin berkembang.

Ada beberapa latihan yang dapat dilakukan oleh orang tua, yakni sebagai berikut.

  1. Memperkenalkan anak pada operasi matematika, seperti perhitungan, perkalian, pengurangan, dan pembagian, dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
  2. Berikan alat-alat untuk menghitung, misalnya swipoa. Menghitung dengan swipoa tentu merupakan sebuah hal yang baru dan dapat menarik minat anak.
  3. Ajaklah anak untuk memainkan permainan teka-teki atau jenis permainan taktik, seperti catur, untuk merangsang daya berpikirnya.

Profesi yang Cocok untuk Anak yang Gemar Berhitung

Apa saja potensi pengembangan profesi untuk anak gemar berhitung? Berdasarkan potensi kecerdasan yang dimiliki, berikut beberapa contohnya.

1. Akuntan

Tugas akuntan adalah mengurus manajemen keuangan perusahaan serta memantau kondisi keuangan perusahaan. Akuntan dapat melakukan pemeriksaan, analisis, serta interpretasi data akuntansi sehingga dapat memberikan saran, audit, dan evaluasi pada keputusan finansial yang telah diambil.

2. Insinyur Sipil

Jika anak suka berhitung, salah satu profesi yang cocok adalah sebagai insinyur sipil. Tugas insinyur sipil adalah merencanakan atau mengawasi pembangunan konstruksi, struktur bangunan, dan berbagai fasilitas publik, seperti rel kereta api, jembatan, saluran air, pembangkit listrik, dan sebagainya.

3. Pengajar Matematika

Pengajar matematika merupakan salah satu profesi yang cocok untuk anak yang gemar berhitung. Bukan hanya guru pada tingkat sekolah dasar, tetapi juga sebagai pengajar di tingkat universitas. Karena penyuka matematika terbilang jarang, peluang untuk profesi ini makin terbuka lebar.

4. Ahli Statistika

Para ahli statistika dapat menggunakan teori dan metode matematika untuk menganalisis data-data numerik sehingga mendapatkan sebuah informasi. Ada beberapa spesialisasi pada profesi ini, yaitu statistika pertanian, biostatistik, dan sebagainya.

Baca juga: Menggali Potensi Kecerdasan Matematis-Logis pada Siswa.