26 Maret 2019, 08:45:27 WIB
Kiat Supaya Anak Tidak Mudah Tertular Batuk dan Pilek

Batuk dan pilek adalah penyakit ringan yang kerap diderita anak-anak. Apalagi karena kondisi cuaca yang tidak menentu, daya tahan anak dapat menurun drastis sehingga virus lebih mudah menginfeksi. Biasanya, anak-anak tertular penyakit di sekolah atau di lingkungan bermainnya.

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menjaga anak supaya tidak mudah mengalami batuk dan pilek?

Memahami Cara Penularan

Hal pertama yang perlu dipahami adalah cara penularan batuk dan pilek. Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh kelompok virus human rhinovirus (HRV). Selain itu, penyebab lainnya adalah human parainfluenza virus (HPIV), coronavirus, dan respiratory syncytial virus (RSV).

Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, bahkan mata. Cara penularan batuk dan pilek pada anak biasanya sangat sederhana, misalnya tanpa sengaja menghirup percikan liur penderita. Atau, anak memegang benda yang terkena liur penderita, lalu menyentuh hidung, mulut, dan matanya. Pergaulan di sekolah sangat memungkinkan hal-hal ini terjadi dengan mudah.

Oleh karena itu, tak heran jika penyebaran batuk dan pilek di sekolah sangat intens. Apabila satu anak mengalami batuk dan pilek, tak berapa lama anak yang lain juga ikut tertular.

Menguatkan Imun Tubuh Anak

Langkah yang paling efektif untuk mencegah penularan batuk dan pilek adalah membangun sistem imun yang kuat pada anak. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebagai cara menguatkan imun tubuh anak, yakni sebagai berikut.

1. Memberikan Makanan yang Bernutrisi Cukup

Buah-buahan dan sayur-sayuran adalah paduan yang sangat baik untuk mendukung sistem imun anak. Bukan hanya melindungi anak dari gejala penyakit ringan seperti batuk dan pilek, tetapi juga mencegah penyakit kronis pada saat dewasa, seperti kanker dan penyakit jantung.

2. Berolahraga

Olahraga atau bergerak secara aktif adalah salah satu cara untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh anak. Dibandingkan sekadar bermain gadget, ajaklah anak untuk beraktivitas di luar rumah.

3. Mengonsumsi Vitamin

Jika pola makan anak belum tertata dengan baik, ia memerlukan tambahan suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Terutama pada kondisi cuaca yang tidak menentu, anak perlu mengonsumsi vitamin yang berguna menambah sistem kekebalan tubuh.

4. Beristirahat dengan Cukup

Pastikan anak memiliki waktu istirahat yang cukup. Jangan biarkan anak melakukan aktivitas hingga larut malam, baik karena belajar atau bermain gadget. Kurang tidur akan menyebabkan anak mudah terkena penyakit karena kekebalan tubuhnya menurun.

Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, orang tua juga perlu memberikan pengetahuan sederhana kepada anak, khususnya dalam menjaga kesehatan. Sebagai contoh, anak harus rajin mencuci tangan sebelum makan, sebisa mungkin membersihkan diri jika terkena percikan liur penderita batuk, dan sebagainya.

Baca juga: Menjelang Tes, Kenali Gejala Stres pada Anak.