01 April 2019, 08:35:48 WIB
Berbagai Permainan untuk Stimulasi Keseimbangan Tubuh Anak

Jika anak tidak memiliki keseimbangan tubuh, gerak motoriknya pasti akan terhambat. Keseimbangan memang sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, misalnya untuk melakukan gerakan sederhana seperti duduk dan berdiri atau ketika melakukan gerakan kompleks seperti olahraga.

Anak akan mengalami masalah yang cukup berat apabila keseimbangan tubuhnya belum stabil. Anak mudah jatuh atau menabrak benda. Pentingnya stimulasi keseimbangan tubuh pada anak tersebut menjadi motivasi bagi orang tua untuk mengajak anak melakukan beberapa permainan edukatif.

Stimulasi pada anak akan terasa menyenangkan jika dibungkus dalam bentuk permainan. Pasalnya, dunia anak adalah dunia bermain. Anak dapat mempelajari sesuatu secara efektif dengan cara bermain. Itulah sebabnya manfaat melakukan stimulasi dengan permainan sangat besar. Ada beberapa macam permainan yang membutuhkan kemampuan keseimbangan tubuh, yakni sebagai berikut.

1. Berjalan di Jembatan Goyang

Untuk melatih keseimbangan tubuh anak, salah satu jenis permainan yang bisa dilakukan adalah berjalan di jembatan goyang. Biasanya, Anda dapat menemukan fasilitas seperti ini di sebuah area outbond atau area bermain khusus anak.

Sebelum mengajak anak untuk bermain, pastikan fasilitas tersebut benar-benar aman. Jika anak terlihat ragu, jangan lupa untuk memberikan semangat dan dukungan.

2. Bermain Monkey Bar

Salah satu permainan untuk melatih keseimbangan adalah monkey bar. Dalam permainan ini, anak dapat bergelantungan pada pegangan yang tersedia. Biasanya, bagian bawah alat permainan ini dialasi pasir sehingga tidak membuat anak merasa sakit jika terjatuh. Permainan ini dapat melatih keberanian sekaligus keseimbangan.

3. Melewati Papan Titian

Permainan lain yang bisa dilakukan anak adalah melewati papan titian. Bentuknya seperti jembatan, hanya saja tanpa disertai pegangan. Papan titian tidak perlu tinggi dari permukaan tanah. Namun, tempat pijakannya juga tidak perlu terlalu lebar.

Melalui permainan ini, anak akan belajar untuk melatih keseimbangan tubuh. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan merentangkan kedua tangan di kedua sisi tubuh.

4. Bersepeda

Cara yang paling efektif untuk menstimulasi keseimbangan tubuh adalah dengan bersepeda. Kegiatan yang termasuk dalam kategori olahraga ini juga berguna untuk menjaga kebugaran tubuh. Ketika bersepeda, anak akan belajar menyeimbangkan kedua sisi tubuhnya sembari melakukan aktivitas mengayuh.

Untuk melakukan permainan ini, ajaklah anak ke lapangan outdoor. Kenakan perlengkapan pengaman supaya anak tetap aman selama berlatih.

Jika tidak distimulasi, anak akan mengalami masalah, antara lain melakukan gerakan secara kasar. Anak pun akan terlihat kurang terampil atau canggung ketika akan melakukan gerakan apa pun.

Bahasa medis yang sering digunakan untuk menggambarkan ciri-ciri ini adalah Developmental Coordination Disorder (DCD). Anak-anak yang mengalami kelainan ini biasanya sering menabrak benda atau kurang pandai dalam bidang olahraga.

Baca juga: 5 Permainan untuk Stimulasi Bersosial pada Anak.