07 Mei 2019, 10:03:32 WIB
Mengenal Nutrisi yang Tepat untuk Perkembangan Fisik Anak

Tahukah Anda bahwa proses pertumbuhan fisik anak akan semakin optimal jika disertai dengan pemberian asupan nutrisi yang tepat? Tanda anak yang sehat secara fisik adalah aktif bergerak serta dapat memberikan respons yang tepat ketika berinteraksi dengan orang lain.

Sebaliknya, anak yang mengalami gangguan terhadap pertumbuhan fisik biasanya membutuhkan bantuan orang lain untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, orang tua perlu mengecek apakah kebutuhan nutrisi untuk anak, khususnya yang dapat menunjang perkembangan fisiknya, sudah terpenuhi. Berikut beberapa di antaranya sebagai berikut.

1. Kalsium

Salah satu asupan nutrisi perkembangan fisik anak adalah kalsium. Mineral yang satu ini sangat penting untuk mendukung perkembangan tulang dan otot. Makanan yang mengandung kalsium antara lain susu, yoghurt, keju, sayuran hijau, tahu, dan sebagainya.

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian, anak perlu mengonsumsi makanan yang kaya kalsium sebanyak tiga porsi per hari. Sebagai contoh, mengonsumsi sepotong kecil keju, segelas susu, atau seporsi yoghurt.

2. Zat Besi

Dalam masa perkembangan fisik, anak juga membutuhkan makanan yang mengandung zat besi. Zat yang satu ini berfungsi menjaga kesehatan sel-sel darah merah. Apabila zat besi kurang, anak rentan mengalami anemia atau defisiensi zat besi. Dampaknya adalah anak mudah merasa lesu atau kurang bersemangat setiap hari.

Sumber nutrisi yang mengandung banyak zat besi adalah daging merah, sereal, hati, dan kacang-kacangan. Selain itu, anak juga harus menyantap makanan yang membantu penyerapan zat besi, misalnya makanan yang kaya dengan vitamin C.

3. Karbohidrat

Anak juga perlu mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, kentang, sereal, dan roti. Karbohidrat sangat penting sebagai sumber tenaga, apalagi bagi anak yang aktif bergerak. Idealnya, anak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sebanyak tiga porsi per hari.

Sumber karbohidrat yang paling populer adalah nasi. Namun, orang tua juga dapat mempertimbangkan jenis karbohidrat lainnya, terutama untuk mengatasi rasa bosan anak. Pengolahan bahan makanan secara kreatif pun dapat menjadi salah satu solusi. Hal lain yang harus diperhatikan adalah asupan karbohidrat tidak boleh berlebihan, tetapi harus seimbang dengan makanan lain.

4. Vitamin D

Vitamin D berguna untuk mempertahankan kekuatan otot. Vitamin D juga memiliki peran dalam penyebaran kalsium ke seluruh otot. Pada umumnya, vitamin D dapat diperoleh dengan mudah, yaitu dari sinar matahari. Namun, ada pula sejumlah makanan yang memiliki kandungan vitamin ini dalam jumlah yang cukup banyak, misalnya keju, telur, salmon, dan jamur shiitake.

Baca juga: Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak.