14 September 2019, 12:03:32 WIB
Memanfaatkan Gadget sebagai Media Belajar Anak

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi merupakan program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal sesuai dengan ketentuan pada peraturan perundang-undangan. Sementara itu, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja merupakan program pemerintah pusat yang dialokasikan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam penyelenggaraan layanan pendidikan.

Rincian Penggunaan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja

Dalam lampiran Permendikbud Nomor 31 Tahun 2019 tersebut disampaikan pula mengenai rincian penyediaan fasilitas untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah. Adapun rincian pembiayaan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk penyediaan fasilitas pembelajaran adalah sebagai berikut.

  1. Perangkat tablet dengan jumlah unit sebanyak jumlah siswa sasaran yang telah ditetapkan Menteri pada masing-masing sekolah.
  2. Perangkat komputer (PC) sejumlah 1 unit.
  3. Perangkat laptop sejumlah 1 unit.
  4. Perangkat proyektor sejumlah 1 unit.
  5. Perangkat jaringan nirkabel sejumlah 1 unit.
  6. Perangkat hard disk (penyimpanan eksternal) sejumlah 1 unit.

Melalui juknis tersebut, pemerintah nampaknya sekaligus ingin menegaskan pelaksanaan pendidikan berbasis teknologi. Pengadaan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja tersebut menjadi langkah nyata pemerintah untuk memberikan pendidikan berbasis teknologi bagi para pelajar, terutama di daerah terpencil dengan populasi yang rendah. Tujuannya tentu saja untuk menciptakan pemerataan pendidikan di Indonesia.

Gadget sebagai Media Belajar Anak

Hingga saat ini, masih banyak orang tua yang terjebak dengan sistem pembelajaran konvensional. Padahal, penggunaan gadget sebagai media pembelajaran juga tidak kalah pentingnya. Dengan diterbitkannya Permendikbud Nomor 31 Tahun 2019, orang tua seharusnya tidak perlu ragu lagi untuk memanfaatkan gadget sebagai media pembelajaran anak ketika di rumah. Bahkan, dengan kontrol yang baik, penggunaan gadget sebagai media belajar anak justru akan membantu program pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Hal yang paling penting saat menggunakan gadget sebagai media belajar anak adalah memilih aplikasi pembelajaran yang sesuai. Memilih aplikasi belajar dengan fitur yang beragam akan menarik minat anak untuk lebih aktif belajar. Rumah Juara hadir dengan beragam fitur yang akan membantu anak memahami berbagai materi pembelajaran. Rumah Juara dapat diakses melalui aplikasi dan juga website. Di sekolah, anak telah belajar menggunakan gadget. Tentu ketika di rumah, orang tua juga harus menyediakan fasilitas belajar yang sesuai dengan model belajar ketika di sekolah. Jadi, orang tua tidak perlu ragu menggunakan Rumah Juara sebagai media belajar anak ketika di rumah.