24 Mei 2017, 09:59:48 WIB
Anak Gemar Jajan Sembarangan, Orang Tua Harus Waspada!

Anak gemar jajan sembarangan selalu menjadi kekhawatiran para orang tua. Padahal, jajan merupakan salah satu aktivitas yang digemari anak. Hal ini biasa anak lakukan terutama selama di sekolah ketika pengawasan orang tua tidak terlalu ketat. Maraknya jajanan tidak sehat membuat para orang tua was-was sehingga melarang anaknya jajan sembarangan.

Karena kandungan zat berbahaya dan tidak sehat, jajan sembarangan bisa menimbulkan dampak buruk bagi anak. Berikut beberapa bahaya jajan sembarangan yang akan dirasakan oleh anak baik secara langsung maupun tidak.

1. Tidak Higienis

Anak harus diajari waspada dengan tampilan tempat atau pedagang makanan yang terlihat kotor. Proses pembuatan, bahan makanan maupun tempat berjualan yang tidak higienis dapat menjadi sumber munculnya bakteri sehingga akan membahayakan kesehatan seperti sakit cacingan, perut, atau bahkan diare.

2. Keracunan Makanan

Terkadang, jajanan di pinggir jalan diproduksi dengan bahan baku berkualitas rendah agar harganya lebih murah daripada harga toko. Bahan baku berkualitas rendah yang sudah lama atau sudah kedaluwarsa dapat menimbulkan keracunan. Jika dikonsumsi, anak akan merasa pusing, mual, dan muntah sebagai tanda awal keracunan makanan.

3. Karsinogenik

Makanan dengan bentuk yang bagus dan warna yang mencolok akan menarik perhatian anak-anak. Agar makanan yang dijual menarik, para pedagang nakal menggunakan zat kimia berbahaya seperti pewarna buatan, pemanis buatan, dan pengawet berbahaya. Zat kimia tersebut bisa bersifat karsinogen jika terus dikonsumsi, yang akan menimbulkan sel-sel kanker dalam tubuh.

Beralih ke Makanan Sehat

Kegemaran anak untuk jajan sembarangan sulit dihilangkan terutama karena pengaruh teman serta tampilan jajanan yang menarik untuk anak. Mengajari anak untuk tidak jajan sembarangan dapat dimulai dari mengenalkan anak pada ciri-ciri jajanan tidak sehat. Kita juga harus mulai mengajari anak memilih makanan sehat dari sekarang. Berikut beberapa kiat mengajari anak memilih makanan sehat.

  1. Jelaskan pada anak untuk menghindari jajanan yang terlalu manis atau warna yang terlalu mencolok. Sebab, jajanan seperti itu biasanya mengandung zat pemanis dan pewarna berbahaya.
  2. Jelaskan jenis jajanan sehat dilihat dari tempat jajan atau bahan baku yang digunakan. Ajarkan anak untuk lebih selektif dalam memilihnya.
  3. Jelaskan mengenai tanggal kedaluwarsa, kandungan bahan dan gizi, nomor pendaftaran produk, serta kondisi kemasan ketika berbelanja di supermarket.
  4. Gunakan media televisi atau internet  untuk mengenalkan tentang macam-macam jajanan yang berbahaya bagi kesehatan serta dampaknya.

Selain memberikan pengertian tentang jajanan berbahaya, kita dapat mengajari anak untuk gemar membawa bekal. Membawa bekal dari rumah akan membatasi anak untuk jajan sembarangan di sekolah. Pilihan menu yang bergizi dan higienis akan melindungi anak dari bahaya yang akan timbul dari jajan sembarangan. Kita dapat memulainya dengan membawakan bekal makanan kesukaan anak yang mengandung gizi seimbang setiap hari.