15 April 2017, 09:42:06 WIB
Kecerdikan Dua Elang

Seorang penulis bercerita tentang dua elang yang ia saksikan di suatu tempat. Sebuah peristiwa yang menunjukkan kecerdikan elang. Penulis itu melihat seekor elang berputar-putar mengelilingi anjing yang sedang mencengkeram sepotong tulang. Anjing itu berbaring dan terlihat malas. Elang itu kemudian menari-nari di depan anjing, seperti ingin mengalihkan perhatian anjing dari tulang, agar elang dapat mengambil tulang itu.

Setelah mencoba, elang itu terbang dan sejenak kemudian kembali lagi. Elang itu mengajak teman. Si teman bertengger di atas dahan, tak jauh dari anjing. Elang pertama memulai usahanya untuk menjauhkan anjing dari tulang. Namun usahanya yang kedua tak lebih berhasil dari usaha pertamanya.

Elang itu meminta bantuan kepada temannya yang sedang mengawasi kejadian. Si teman segera meluncur untuk membantu. Dengan sekuat tenaga, ia mematuk punggung anjing. Si anjing terkejut dan kesakitan. Si anjing marah dan mencoba menangkap binatang yang menyakitinya. Ketika anjing itu memalingkan wajah ke arah elang yang mematuknya, elang pertama sudah merebut tulang dan menggondolnya. Keduanya lalu terbang membawa harta rampasannya.

Semua itu menunjukkan bahwa kejadian tersebut tidak akan terjadi, kecuali setelah ada perencanaan dan kesepakatan antara kedua elang untuk melaksanakannya. Tidak diragukan, ini merupakan bukti kecerdikan.